Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pudam Demak Bentuk Tim Khusus Hadapi Kesiapan Musim Kemarau Panjang

Wahib Pribadi • Senin, 6 Juli 2026 | 16:48 WIB
Pejabat Pembantu Pelaksana Tugas Pengurusan (P3TP) Pudam Demak, Iwan Wijanarko, didampingi Sidik Sugiarto dan tim Pudam lainnya dikantornya kemarin.(Wahibpribadi)
Pejabat Pembantu Pelaksana Tugas Pengurusan (P3TP) Pudam Demak, Iwan Wijanarko, didampingi Sidik Sugiarto dan tim Pudam lainnya dikantornya kemarin.(Wahibpribadi)

 

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Pudam) telah membentuk tim khusus untuk menghadapi kesiapan musim kemarau panjang. Tim ini akan melakukan tugasnya masing-masing dengan harapan pasokan air bersih ke pelanggan dapat terpenuhi dengan baik.

Pejabat Pembantu Pelaksana Tugas Pengurusan (P3TP) Pudam Demak, Iwan Wijanarko mengatakan, tim yang dibentuk akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam pengamanan stok air baku sungai yang diolah menjadi air bersih.

Menurutnya, ada beberapa sumber air permukaan yang diolah Pudam. Diantaranya, air dari Waduk Kedungombo, dan Rawapening. 

Baca Juga: Tanam 1.000 Bibit Pohon di Kawasan Waduk Logung Kudus, Taj Yasin Ingatkan Perawatan

"Tim khusus itu yang akan koordinasi dengan pengelola Waduk Kedungombo maupun Rawapening serta pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT),  Dinpertan, Dinputaru dan lainnya,"jelasnya.

Diakui, kendala utama Pudam adalah tidak adanya cadangan sumber air selain sumber air permukaan atau air sungai. Karena itu, Pudam lebih mengandalkan air kiriman atau pasokan dari Kedungombo maupun Rawapening.

"Gelomtoran air Kedungombo sampai tanggal 30 Juli. Setelah itu, aliran air sementara ditutup untuk perbaikan irigasi waduk,"ujarnya. 

Untuk itu, gelontoran air disiapkan untuk bisa mencukupi kebutuhan selama 3 bulan ke depan. Untuk memperlancar kesiapan menghadapi kemarau panjang ini, sejumlah tiitik pengolahan air sungai dilakukan pengerukan.

Baca Juga: Bocoran Terikat Janji Episode 74 Terbaru: Danang Hanyut di Sungai, Rahasia Besar Dipa Mulai Terancam?

Selain itu, dimungkinkan dilakukan rekayasa jaringan, penyiapan ponton untuk penempatan alat penyedot serta pengiriman air bersih dengan tangki.

"Kita ada 64 ribu pelanggan dengan 8 cabang layanan. Antara lain, wilayah Demak bagian barat, Demak bagian timur, wilayah Wonosalam, Karanganyar, Wedung, Bonang, Karangawen dan Mranggen,"katanya.

Jika mengacu tahun-tahun sebelumnya, wilayah paling rawan kekurangan air bersih dari Pudam adalah pesisir Wedung. Sebab, biasanya air rob naik. Jika air gelontoran waduk tidak lancar, maka air asin naik.Yang paling terdampak kekurangan air biasanya adalah wilayah ujung utara Demak. Seperti, Desa Tedunan, Kendalasem, termasuk Pasir Mijen. 

"Untuk mengatasi musim kemarau ini, kita koordinasi dengan Pemkab untuk mengatasinya. Setiap zona ada 2 pompa untuk mengatasi beban puncak maupun untuk cadangan,"katanya. 

Sidik Sugiarto dari Pudam Karangawen menambahkan, untuk wilayah Karangawen, pasokan air berish dinilai tetap aman. "Karangawen aman. Sumber air permukaan cukup,"jelasnya.(hib)

Editor : Tasropi
#bbws #AIR BERSIH #PUDAM