Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

MBG Libur, Tani Merdeka Borong 1.200 Paket Sayuran Dibagikan Gratis ke Masyarakat

Wahib Pribadi • Jumat, 26 Juni 2026 | 20:11 WIB
Ketua Tani Merdeka Demak Nur Ari Khasanah bersama relawan membagikan sayuran gratis ke pengendara motor.(Wahibpribadi)
Ketua Tani Merdeka Demak Nur Ari Khasanah bersama relawan membagikan sayuran gratis ke pengendara motor.(Wahibpribadi)

 

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang libur panjang. Dampaknya, sayuran petani yang kini lagi panen raya tidak bisa terserap maksimal. Sayuran tidak laku.

Kondisi ini memantik Tani Merdeka Demak memborong sayuran yang dipanen petani lokal Demak.

Ketua Tani Merdeka Demak, Nur Ari Khasanah mrnyampaikan, anjloknya harga sayuran yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir membuat banyak petani kesulitan menjual hasil panennya. 

Baca Juga: Panen Emas dari BRImo, Ini Cara BRILink Agen Mendapatkan Reward dari BRI

Untuk membantu petani mengurangi kerugian, Tani Merdeka menyerap hasil panen lalu membagikannya secara gratis kepada masyarakat di Alun-Alun Demak.

Dia mengatakan, turunnya harga sayuran dipicu oleh menurunnya permintaan pasar.

Salah satu penyebabnya adalah bulan Suro yang biasanya minim kegiatan hajatan maupun pernikahan sehingga kebutuhan bahan pangan berkurang.

“Biasanya pada bulan Suro tidak banyak acara pernikahan maupun hajatan yang membutuhkan banyak bahan pangan, sehingga permintaan sayuran menurun,”ujarnya.

Baca Juga: Liburan Sekolah Kenaikan Kelas 2026 Sampai Tanggal Berapa? Baca Jadwal Liburan Kalender Pendidikan Ini

Selain itu, liburnya Program MBG selama sekitar tiga minggu juga berdampak pada berkurangnya penyerapan hasil pertanian. Akibatnya, sebagian hasil panen petani tidak terserap pasar dan berpotensi menimbulkan kerugian. 

Untuk dibagi gratis, Tani Merdeka menyiapkan sekitar 1.200 paket sayuran yang berasal dari petani di Kabupaten Demak dan wilayah Bandungan, Kabupaten Semarang.

“Kami turun langsung untuk menyerap hasil panen petani dan membagikannya kepada masyarakat. Harapannya, hasil panen petani bisa terserap sehingga mereka tetap mendapatkan keuntungan,” katanya.

Ia menambahkan, petani telah mengeluarkan tenaga, waktu, dan biaya yang tidak sedikit selama masa tanam hingga panen. Karena itu, pihaknya merasa prihatin ketika hasil panen tidak laku terjual akibat lesunya pasar.

Sebagai Ketua Tani Merdeka Kabupaten Demak, Nur menegaskan komitmennya untuk terus membantu petani agar tidak semakin terpuruk akibat anjloknya harga komoditas pertanian.

“Kami berusaha membantu semampu kami agar petani-petani kita tetap bertahan,” ujarnya.

Aksi sosial tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Salah satunya Retno, warga Demak, yang mengaku senang menerima paket sayuran gratis.

“Saya senang sekali. Namanya dapat sayuran gratis, tentu sangat membantu,” katanya.(hib)

Editor : Tasropi
#komoditas pertanian #Tani Merdeka