RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Banjir besar di jalan raya Pantura Sayung akibat hujan deras dan rob tinggi hingga kemarin masih terjadi. Ketinggian air yang merendam jalan masih mencapai 40 hingga 50 cm. Utamanya di ruas kilometer 9 depan pabrik Polytron Sayung.
Kasatlantas Polres Demak AKP Thoriq Aziz melalui KBO Satlantas Iptu Joko Prayitno menyampaikan, petugas Satlantas hingga kini terus berupaya mengurai kemacetan akibat banjir yang merendam jalan Pantura Sayung.
"Kita bertugas dalam pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli dan rekayasa lalulintas,"katanya. Menurutnya, pengaturan lalulintas dilakukan untuk mengurangi dampak macet arus kendaraan dari arah Demak menuju Semarang dan sebaliknya dari Semarang ke arah Demak.
"Jalur alternatif kita fungsikan agar macet Pantura Sayung bisa terurai,"jelasnya. Macet kendaraan masih terjadi lantaran banjir masih merendam di KM 9 Sayung dan kawasan Kaligawe Semarang.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, arus kendaraan dari arah Demak ke Semarang mulai terlihat macet sejak exit tol Sayung-Demak atau timur Pasar Sayung. Kendaraan terjebak macet berjam-jam hingga mengular panjang.
Bupati Demak dr Eisti'anah sebelumnya sempat memantau dampak banjir dan macet di jalan raya Pantura Sayung. Pemkab Demak bersama Pemprov Jateng telah berupaya mengurangi volume banjir dengan mengerahkan banyak pompa penyedot air. Juga, dilakukan pengerukan saluran air di tepi jalan raya.
"Kita atasi bersama-sama. Terutama genangan air di depan Polytron Sayung,"ujarnya. Depan polytron menjadi titik banjir yang mengganggu arus lalulintas Pantura Demak-Semarang. (hib)
Editor : Tasropi