Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Akses Jalan Rusak Terdampak Proyek Tol Sayung-Kaligawe, Warga Desa Bedono Tuntut Pembangunan Sementara

Wahib Pribadi • Kamis, 11 Juli 2024 | 00:41 WIB
Warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung berdemo di Pendopo Demak. (Wahibpribadi)
Warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung berdemo di Pendopo Demak. (Wahibpribadi)

 

RADARSEMARANG.ID, Demak - Ratusan warga Desa Bedono, Kecamatan Sayung memprotes pembangunan jalan tol Sayung-Kaligawe.

Mereka menilai, pembangunan telah berdampak pada rusaknya infrastruktur jalan warga.

Kerusakan jalan akibat lalulalang kendaraan truk pemuat material jalan tol.

Bahkan, ombak laut turut menghantam rumah warga lantaran air laut makin tinggi. Warga menuntut agar akses jalan warga dibangun.

Ulul, selaku perwakilan warga Desa Bedono mendesak agar jalan desa yang rusak diperbaiki. Dengan demikian, akses jalan dapat dilalui.

"Kalau menunggu anggaran 2025 bisa tenggelam. Nguruk segoro bisa. Tapi nguruk jalan sepanjang 1,5 kilometer tidak bisa,"katanya.

Menurutnya, dampak kendaraan lewat jalan desa telah merusak rumah warga. Ada pula pertokoan dan lainnya akibat masuknya gelombang laut.

Kepala Desa Bedono, Agus Salim mengatakan, warga berharap ada peninggian jalan desa yang dilalui proyek strategis nasional (PSN) jalan tol yang melalui Dukuh Morosari, Pandansari dan Tonosari.

"Dampak truk proyek tol yang lewat ketika rob tinggi adalah memicu gelombang air laut sehingga rumah warga ikut rusak,"jelasnya. Karena itu, warga meminta adanya peninggian jalan sementara.

Bupati Demak dr Eisti'anah mengatakan, pemkab telah mencarikan solusi dengan berkoordinasi pihak-pihak terkait.

"Kita bersama pihak kontraktor jalan tol dan yang terkait akan menguruk jalan warga sebagai solusi sementara secara darurat. Yang penting jalan bisa dilalui,"katanya.

Humas PT Pembangunan Perumahan (PP) Roby Suwarna mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait, utamanya Satker Jalan Tol Sayung Kaligawe berencana menguruk jalan sementara dengan tanah padas.

Kendati begitu, akan dilakukan lebih dulu peninjauan lokasi agar diketahui jalan yang akan dibangun.

"Kita komitmen lakukan pengukuran dulu. Lalu peninggian dengan spot-spot sepanjang 1,5 kilometer,"jelasnya. (hib/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tol Sayung-Kaligawe #tol demak #JALAN TOL