RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Pemkab Demak mendorong adanya penguatan kelembagaan kluster usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Blerong, Kecamatan Guntur. Termasuk didalamnya penguatan koperasi pelaku usaha.
Kepala Dindagkop UKM Pemkab Demak, Iskandar Zulkarnain menyampaikan, para pelaku UMKM sudah saatnya bisa menguatkan usahanya secara kelembagaan. Ini seperti yang dilakukan para pelaku UMKM keripik di Desa Blerong.
"Kampung keripik di Desa Blerong ini mampu menyatukan 30 UMKM dengan beragam produk baik kerupuk rambak maupun keripik,"jelasnya.
Menurutnya, untuk meningkatkan kualitas, maka perlu ada branding produk. Selain itu, perlu kemitraan bisnis, manajemen keuangan dan pembentukan koperasi.
"Dindagkop berkepentingan untuk mendorong pengembangan UMKM agar ekonomi masyarakat naik kelas. Salah satu yang harus dilakukan adalah memperkuat kelembagana kluster UMKM dan pembentukan koperasi,"katanya.
Menurutnya, dengan adanya koperasi UMKM, maka pelaku usaha dapat meningkatkan daya saing produk serta memperluas jaringan pemasaran dan akses sumber daya yang lebih meluas.
Menurutnya, sosialisasi penguatan kelembagaan UMKM ini relevan dengan kebutuhan pelaku usaha. Karena itu, pengetahuan terkait membangun merek produk dan menjalin kemitraan bisnis saling menguntungkan dan pengelolaan keuangan usaha yang baik bisa memperkuat kelembagaan UMKM.
"Kita berharap, kelembagaan produk UMKM di Desa Blerong bisa terwujud. Dengan demikian, kualitas produk juga terjaga serta pemasaran juga bisa meluas sehingga kesejahteraan masyarakat bisa tercapai,"katanya.
Seperti diketahui, Desa Blerong menjadi pusat kegiatan UMKM yang fokus dalam pengembangan usaha produk keripik dengan pemanfaatan bahan baku lokal.
Dengan bahan baku lokal yang melimpah, produk keripik dan kerupuk di desa ini terus berkelanjutan. Desa Blerong akhirnya dikenal sebagai Kampung Keripik.(Adv/web/2.155 karakter/hib)
Editor : Agus AP