RADARSEMARANG.ID - Peminat sepeda listrik belakangan mengalami peningkatan cukup signifikan. Entah karena alasan Fear Of Missing Out (FOMO) atau takut tertinggal tren tertentu atau sekedar untuk alat transportasi ramah lingkungan.
Mirisnya, sepeda listrik banyak digunakan anak-anak dan tentu sangat membahayakan keselamatan di jalan.
Kebutuhan akan transportasi menjadi sebuah kewajiban. Paling tidak untuk pergi ke kantor dan pulang ke rumah.
Atau sekadar untuk bermain. Dari sinilah peminat sepeda listrik meningkat. Anak-anak seringkali berseliweran mengenakan sepeda listrik di jalan raya.
Peningkatan peminat sepeda listrik ini turut dirasakan Kepala Toko Megatron Adelio Apriliano. Lio sapaan akrabnya mengaku seiring dengan perubahan model yang kekinian.
Peminat pun bertambah. Sementara ini peminat sepeda listrik naik signifikan. Dari 2017 akhir sudah ada, cuma zaman dulu dan sekarang modelnya beda.
“Dulu masih seperti sepeda lipat karena itu peminatnya masih kurang. Orang-orangnya masih cek ombak,” jelas Lio saat ditemui di Tokonya di daerah Jalan Jolotundo Semarang.
Selain harga masih tunggu, dulu masyarakat masih takut jika sepedanya tidak awet. Namun saat ini harganya lebih terjangkau modelnya juga bervariasi.
Karena itulah masyarakat berbondong-bondong membeli sepeda listrik ini. Apalagi bagi mereka yang mempunyai minim uang tapi ingin membeli sepeda. Larinya akan ke sepeda listrik yang harganya lebih murah.
“Sekarang harga lebih terjangkau. Peminatnya juga cukup tinggi. Karena orang-orang banyak yang pakai, pastinya masyarakat FOMO orang-orang itu pada berlomba-lomba ngambil produk yang sedang diminati,” akunya.
Kini, Lio menjual semua brand sepeda listrik. Di antaranya Winfly, Enine, dan Exotic. Masing-masing merek punya pangsanya masing-masing.
Sebulan, pihaknya bisa menjual 50 unit di tiga cabang. “Untuk harga start from Rp 3 juta. Favoritnya kalau Uwinfly itu tipe M60,” imbuhnya.
Sebelumnya Uwinfly pada Februari 2024 lalu meluncurkan enam tipe terbarunya. Seperti model M60, T75, M75, T80, M70, T70. Targetnya tahun 2024 Winfly mempunyai strategi target 1.000 waralaba dengan penjualan 800 ribu unit.
Ada beberapa jaminan yang ditawarkan. Diantaranya jaminan inovasi, jaminan kualitas, jaminan layanan, dan jaminan penjualan eksklusif.
Lio juga memberikan edukasi pada pembeli. Mulai dari cara charger yang benar hingga perawatan yang diperlukan.
Pihaknya pun mengimbau agar anak-anak yang mengendarai sepeda listrik selalu diawasi orang tua.
“Kita edukasi lamanya pengecasan sama perawatannya bagaimana. Kita juga berikan garansi. Kalau anak kecil yang pakai sepeda listrik, yang penting selalu dalam pengawasan orang tua karena emosi mereka belum stabil,” tambahnya. (kap/fth)
Editor : Baskoro Septiadi