RADARSEMARANG.ID - Kota Boyolali dikabarkan diguyur hujan abu vulkanik setelah terjadi erupsi Gunung Merapi.
Diketahui, Gunung Merapi kembali mengeluarkan erupsi pada Minggu (21/1) sekitar pukul 14.30 WIB.
Dikabarkan sebelumnya, terdapat 7 kecamatan di Kabupaten Boyolali terkena dampak pasca erupsi Gunung Merapi tersebut.
Dari video yang beredar di media sosial X menyebutkan, hujan abu Merapi disertai hujan air terjadi disekitar Pasar Sayur Cepogo, Boyolali.
Terlihat dalam video tersebut, kendaraan bermotor dan mobil terselimuti abu vulkanik yang bercampur dengan air hujan.
Selain itu, juga terlihat pada kondisi jalan raya yang berubah warna menjadi coklat.
Pada video lain juga memperlihatkan abu vulkanik yang menempel pada sebuah tanaman warga.
“Dari sangup tamansari boyolali Hujan abu merapi sudah turun,” tulis caption video tersebut yang diunggah oleh @merapi_uncover pada Minggu (21/1).
Dari keterangan yang diperoleh, tingkat ketebalan abu vulkanis bervariasi, muulai dari yang sedang hingga tipis.
Terpantau abu vulkanis juga menutupi genting rumah, tanaman, dan jalan perkampungan, dan tak lama kemudian turun hujan cukup deras.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Suratno mengatakan “Kecamatan Selo aman”.
"Alhamdulillah masyarakat tidak terganggu secara signifikan," imbuh Suratno yang dikutip dari Radar Solo JawaPos.com.
Suratno menyatakan bahwa, jika ada perubahan informasi yang perlu disampaikan mengenai aktivitas Gunung Merapi, mereka akan segera mengikutinya dan mengambil langkah-langkah yang semestinya.
BPBD Boyolali kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada namun tidak perlu terlalu panik.
Hal ini dikarenakan erupsi Gunung Merapi saat ini diketahui masih dalam kondisi yang relatif aman dan terkendali.
Editor : Baskoro Septiadi