Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gaspol Ndangak! Bitcoin Bangkit Setelah Berhari-hari Dihajar Pasar, Apakah Tren Bullish Akan Terjadi?

Tasropi • Senin, 6 Juli 2026 | 10:56 WIB
Bitcoin (BTC) sedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual yang cukup berat dalam beberapa hari hingga minggu terakhir.
Bitcoin (BTC) sedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual yang cukup berat dalam beberapa hari hingga minggu terakhir.

 

RADARSEMARANG.ID, Bitcoin (BTC) sedang menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah mengalami tekanan jual yang cukup berat dalam beberapa hari hingga minggu terakhir.

Harga BTC yang sempat tertekan di kisaran $58.000–$60.000 kini bangkit dan bergerak di atas $62.000–$63.500 (per 6 Juli 2026).

Apakah ini awal dari tren bullish yang lebih kuat? Mari kita bahas berdasarkan data terkini. 

Baca Juga: Merah! Pasar Kripto Kompak Turun pada Level Terendah

Performa Harga Bitcoin Terbaru

Menurut data pasar real-time:Harga BTC saat ini berkisar $62.500 – $63.500 USD, naik sekitar 0.8–1.5% dalam 24 jam terakhir. 

Baca Juga: Rungkad! Harga Bitcoin Sentuh Level Terendah Sejak Akhir 2024

Beberapa hari lalu (awal Juli), BTC sempat menyentuh level rendah di sekitar $57.700–$60.000, turun signifikan dari level $70.000+ sebelumnya.

Dari historis singkat: 1 Juli ~$60.000, 2 Juli ~$61.485, 3 Juli ~$62.544, 4 Juli ~$63.088, dan terus melanjutkan momentum positif. 

Penurunan sebelumnya dipengaruhi oleh rotasi modal ke aset lain, sentimen makro, dan tekanan outflow ETF Bitcoin sementara. Namun, rebound ini menandakan buyer mulai mendominasi di level support kuat. 

Faktor Pendukung Pemulihan Bitcoin

Beberapa katalis positif yang mendukung bangkitnya Bitcoin:

  1. Seasonality Juli: Secara historis, Juli adalah bulan bullish untuk BTC dengan rata-rata return +7.6% (bahkan hingga +10.3% di tahun midterm).
  2. Analis memproyeksikan potensi naik ke $64.500–$66.000 atau lebih tinggi jika momentum berlanjut. 
  3. Support Teknis Kuat: Harga berhasil rebound dari zona $58.000–$60.000. Beberapa chart menunjukkan pola bullish engulfing dan indikator MACD yang mulai positif.
  4. Sentimen Institusi: Meski ada outflow sementara, minat jangka panjang dari ETF dan holder tetap tinggi. Bitcoin masih jauh di bawah ATH $126.000 (Oktober 2025), tapi ini sering menjadi fase akumulasi. 
  5. Pasar Makro: Potensi pemotongan suku bunga Fed dan likuiditas global bisa menjadi tailwind bagi aset berisiko seperti BTC.

Baca Juga: 5 Tempat Wisata Alam Trending di Jogja yang Paling Padat saat Libur Sekolah, Malioboro hingga Kaliurang Libas Antrean!

Apakah Tren Bullish Akan Terjadi?

Potensi ya, tapi dengan catatan. Bull Case: Jika BTC berhasil break dan sustain di atas $65.000, target jangka pendek bisa ke $70.000+.

Prediksi 2026 masih bullish secara keseluruhan dengan target rata-rata $120K–$170K di akhir tahun dari berbagai analis, meski ada volatilitas. 

Risiko Bear Case: Gagal hold di atas $62.000–$63.000 bisa picu retrace lagi ke $58.000 atau lebih rendah.

Faktor eksternal seperti data ekonomi AS dan geopolitik masih bisa memicu volatilitas.

Trader disarankan pantau resistance di $64.000–$65.000 dan support krusial di $60.000.

Baca Juga: Dari 11 Trader Djarum di Temanggung, Tiga Diantaranya Masih Lesu

Gaspol Ndangak! Momentum pemulihan Bitcoin saat ini terlihat genuine setelah dihajar pasar. Juli yang secara historis positif memberikan harapan tren bullish bisa berlanjut, terutama jika volume beli meningkat dan makro mendukung.

Namun, crypto tetap high-risk — DYOR (Do Your Own Research) dan kelola risiko dengan baik. Jangan FOMO, gunakan strategi DCA jika Anda believer jangka panjang. 

Pantau terus update harga di exchange terpercaya dan berita makro. Bitcoin telah survive banyak siklus — kali ini bisa jadi kesempatan akumulasi sebelum rally selanjutnya.(tas)

Editor : Tasropi
#Harga BTC #Gaspol Ndangak #suku bunga Fed #tren bullish #Ekonomi Asia Pasifik