Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rocky Gerung Dukung MBG dan Koperasi karena Konstitusi, Tapi Akui Ada Korupsi

Tasropi • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:11 WIB
Rocky Gerung saat jadi pembicara dalam Diskusi Publik dan Bedah Buku "MARHAENISME: Dalil Baru untuk Gen Z" yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. (ss tayangan yt@pdiperjuangan.surabaya)
Rocky Gerung saat jadi pembicara dalam Diskusi Publik dan Bedah Buku "MARHAENISME: Dalil Baru untuk Gen Z" yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. (tangkap layar tayangan yt@pdiperjuangan.surabaya)

 

RADARSEMARANG.ID, Pengamat politik Rocky Gerung menegaskan bahwa sikapnya mendukung program koperasi dan Makan Bergizi Gratis (MBG) murni didasarkan pada amanat konstitusi, bukan sebagai bentuk pembelaan terhadap pemerintah.

Dalam Diskusi Publik dan Bedah Buku "MARHAENISME: Dalil Baru untuk Gen Z" yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Rocky mengaku sering ditanyai mengapa ia membela kedua program tersebut.

Ia menjawab bahwa alasannya sangat sederhana, karena keduanya merupakan perintah konstitusi untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

Baca Juga: Tujuh Bulan Nganggur, Lima Dapur MBG di Wilayah 3T Jateng Belum Beroperasi

"Bela koperasi, bela MBG. Saya jawab, itu perintah konstitusi. Konstitusi memerintahkan begitu, maka harus dibela," ujarnya.

Rocky menilai banyak orang masih keliru membedakan antara prinsip konstitusi dengan pelaksanaan program oleh pemerintah.

Menurutnya, mendukung amanat konstitusi bukan berarti memihak pemerintah.

"Itu untuk keadilan sosial. Apakah itu berarti memihak pemerintah? Tidak. Saya memihak pada konstitusi," tegasnya.

Baca Juga: Dulu Pimpin Aksi Kritik Sudewo, Kini Husein Menangis Histeris dan Minta Sang Mantan Bupati Dibebaskan

Ia menambahkan bahwa kritik yang tepat adalah ketika program tersebut menyimpang dari tujuan, misalnya jika ada praktik korupsi dalam pelaksanaannya.

"Baru kalau dikatakan 'benar sih, tapi jadi sarang korupsi', itu kritik yang sah," katanya.

Rocky juga mengkritik kualitas diskusi publik yang saat ini dinilainya rendah. Banyak masyarakat, menurutnya, gagal memisahkan antara konsep dasar dengan implementasi kebijakan, sehingga perdebatan kehilangan substansi.

Ia bahkan mewanti-wanti bahaya munculnya tokoh-tokoh yang memanfaatkan situasi tersebut.

Bahayanya adalah munculnya tokoh-tokoh yang riding the tidal wave of stupidity, menunggangi gelombang kedunguan," pungkas Rocky.(tas)

Editor : Tasropi
#program koperasi #Mbg #bedah buku #diskusi publik #rocky gerung