Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Update Bansos April 2026: PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair Awal Bulan Ini, Segera Cek yang Masuk DTSEN

Falakhudin • Jumat, 3 April 2026 | 05:33 WIB
Update Bansos April 2026: PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair Awal Bulan Ini, Segera Cek yang Masuk DTSEN.
Update Bansos April 2026: PKH dan BPNT Tahap 2 Mulai Cair Awal Bulan Ini, Segera Cek yang Masuk DTSEN.

 

RADARSEMARANG.ID — Pada tahun ini 2026, ada beberapa bansos/ bantuan sosial yang akan diterima oleh masyarakat.  

Mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN), dan bansos beras seberat 10 kg. 

Untuk PKH dan BPNT bulan April 2026, penyaluran masuk ke tahap kedua yang mencakup bulan April, Mei, dan Juni. 

 Seluruh bantuan sosial ini ditentukan berdasarkan aturan desil dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).  

Baca Juga: Gaji Ke-13 PNS 2026 Segera Cair, PPPK CPNS Juga Dapat, Berikut Komponen Tunjangan, Hak Pegawai dan Peraturannya

Masyarakat harus waspada terhadap informasi mengenai proses pendaftaran bansos yang beredar di bulan Ramadan. 

Program ini ditujukan kepada keluarga miskin yang memiliki anggota khusus seperti ibu hamil, anak yang sedang sekolah, lansia, dan orang dengan disabilitas. 

Bantuan diberikan secara bertahap selama bulan April sampai Juni tahun 2026. 

Bantuan yang diberikan bukan berupa uang tunai, melainkan berupa saldo elektronik sebesar sekitar Rp200 ribu per bulan. Uang elektronik ini bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari di e-warong atau agen resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah. 

Program Indonesia Pintar (PIP) juga masuk dalam daftar bantuan sosial yang diberikan pada bulan April 2026.  

Bantuan ini diberikan kepada siswa yang berasal dari keluarga yang ekonominya kurang memadai agar mereka tetap bisa melanjutkan belajar dan tidak terpaksa berhenti sekolah karena kendala keuangan. 

Pemerintah terus meneruskan program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) di bidang kesehatan. 

Melalui program ini, pemerintah mengambil alih biaya BPJS Kesehatan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, sehingga mereka tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus membayar iuran bulanan. 

Selain memberikan bantuan uang dan bantuan non-uang, pemerintah juga memberikan bantuan berupa beras sebanyak 10 kilogram kepada setiap keluarga yang menerima manfaat.  

Baca Juga: Segera Bungkus! Kalender 2026 Terbaru: Libur April 2026 Berupa 3 Hari Beruntun Cocok untuk Liburan Wisata

Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan pangan di rumah tangga tetap terpenuhi, meskipun distribusinya tidak selalu dilakukan setiap bulan. 

Harus dipahami bahwa semua bantuan sosial saat ini menggunakan data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).  

Data ini digunakan agar bantuan bisa diberikan tepat kepada orang-orang yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi warga yang termasuk dalam kelompok desil 1 hingga 4 atau kelompok yang memiliki tingkat kesejahteraan paling rendah. 

Meskipun sering dipandang sebagai kebijakan baru, sebagian besar program bantuan sosial ini sebenarnya adalah kelanjutan dari program sebelumnya yang telah diperkuat dan diperluas.  

Pemerintah lebih fokus meningkatkan kemampuan dalam mengirimkan bantuan dengan tepat dan memastikan data penerima bantuan sudah akurat. 

Dengan berbagai program itu, pemerintah ingin bantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, seperti makanan, pendidikan, dan kesehatan. 

Bagi Anda yang sedang menunggu pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, ada informasi bahwa uang sebesar Rp900.000 sudah mulai diberikan ke warga di beberapa wilayah. 

Melansir dari Youtube Naura Vlog Beberapa daerah yang sudah melaporkan telah menyalurkan dana bansos meliputi: 

1 Kalimantan Timur 

2 Kalimantan Selatan 

3 Jawa Tengah 

4 Jawa Timur 

5 Jawa Barat 

Baca Juga: Dihadapkan Pada Dua Turnamen Bergengsi, BAC 2026 atau Thomas Cup 2026? Ini Prioritas Fajar-Fikri

Penyaluran bantuan sosial tahap 2 yang masuk ke triwulan kedua diharapkan bisa membantu menjaga kemampuan belanja masyarakat, terutama kelompok yang lebih rentan, di tengah tekanan ekonomi yang masih terasa bagi sebagian warga. 

Sudah diketahui, pemerintah memberikan berbagai jenis bantuan sosial kepada masyarakat.  

Salah satu bantuan sosial utama yang kembali diberikan adalah Program Keluarga Harapan (PKH) pada tahap kedua. 

Bansos didistribusikan melalui beberapa jalur, seperti bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri) dan Kantor Pos.  

Mekanisme ini disesuaikan dengan situasi daerah dan kemudahan akses bagi masyarakat yang mendapatkan manfaat di berbagai wilayah di Indonesia.

Dilansir situs Kemensos, besaran nominal bansos PKH sesuai kategori sebagai berikut:

Baca Juga: Tundukkan Surabaya Samator, Bhayangkara Presisi Amankan Tiga Poin Penuh di Final Four Proliga 2026

Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)

Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)

Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)

Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)

Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)

Disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000/tahap)

Lanjut usia 60+: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)

Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)

Cara Cek Bansos PKH BPNT April 2026

Pengecekan bansos di laman Kemensos tidak memerlukan waktu lama. 

Hanya perlu mengisi data diri secara lengkap sesuai dengan NIK KTP. 

Inilah panduan untuk mengeceknya.

Buka link https://cekbansos.kemensos.go.id/

Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan

Baca Juga: Perbaikan Jalan Gombel Lama Semarang Dimulai 20 April 2026, Memakan Waktu 7 Bulan dan Telan Anggaran Rp 17,5 Miliar

Masukkan nama PM (Penerima Manfaat) sesuai KTP

Ketikkan 4 huruf kode yang tertera dalam kotak kode

Jika huruf kode kurang jelas, klik icon untuk mendapatkan huruf kode baru

Klik tombol "CARI DATA"

Sistem Cek Bansos Kemensos akan mencari Nama PM (Penerima Manfaat) sesuai Wilayah yang Anda inputkan

Baca Juga: Mahasiswi Unissula Semarang Korban Dugaan Kekerasan Seksual Cabut Laporan Usai Mediasi, Pakar: UU TPKS Larang Penyelesaian di Luar Pengadilan

Cara Cek Penerima PKH BPNT April 2026 via Aplikasi 

Selain menggunakan website, pemerintah juga membuat aplikasi bernama Cek Bansos yang dapat diunduh melalui Play Store atau App Store.  

Cara untuk mengeceknya sebagai berikut: 

Buka aplikasi Cek Bansos 

Pilih "Buat Akun" untuk pengguna baru 

Isi semua informasi pribadi, mulai dari nama lengkap, nomor KTP, alamat, sampai email dan kata sandi. 

Unggah swafoto dan foto KTP 

Klik tombol "Buat Akun Baru" 

Jika tidak ada kesalahan dalam data, akun akan dibuat secara otomatis. 

Jika diminta untuk memverifikasi email, buka kotak masuk email Anda dan ikuti langkah-langkah yang diberikan. 

Jika berhasil login, buka menu "Profil" 

Muncul keterangan jenis bantuan yang diterima 

Dalam profil data, akan terlihat informasi tentang status penerima bantuan sosial untuk anggota keluarga lainnya yang sudah terdaftar di DTKS.  

Mulai dari nama, umur, jenis kelamin, dan penolakan. 

Selamat mencoba semoga berhasil bapak ibu. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#bantuan sosial #PKH #DTSEN #BANSOS #Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional