Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kronologi Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL di Lebanon, 1 Prajurit TNI Gugur

Falakhudin • Selasa, 31 Maret 2026 | 05:43 WIB
Kronologi Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL di Lebanon, 1 Prajurit TNI Gugur
Kronologi Penyerangan Israel ke Markas UNIFIL di Lebanon, 1 Prajurit TNI Gugur

 

RADARSEMARANG.ID — Empat anggota TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI di misi UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi korban serangan Israel pada hari Minggu, 29 Maret 2026.  

Berdasarkan informasi terbaru dari Markas Besar TNI, empat prajurit yang terlibat adalah Prajurit Kepala Rico Pramudia, Bayu Prakoso, Farizal Rhomadhon, dan Arif Kurniawan. 

"Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur, Rico Pramudia mengalami cedera serius, sedangkan Bayu Prakoso dan Arif Kurniawan mengalami cedera ringan yang saat ini sedang diperlakukan medis," ujar Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, Senin (30/3/2026). 

Baca Juga: Daftar Kementerian dengan Pelamar CPNS 2026 Terbanyak Tembus 568.257 Peserta CASN

Aulia mengatakan, keempat korban adalah anggota Kompi C, posisi PBB (UNP) 7-1, dari Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-S yang tergabung dalam UNIFIL. Dua prajurit yang terluka ringan dirawat di rumah sakit level I UNIFIL, yaitu fasilitas kesehatan dasar yang dimiliki oleh pasukan PBB. 

"Prajurit yang gugur saat ini disemayamkan di East Sector Headquaters (HQ), dan proses pemulangan ke Indonesia sedang dalam tahap administrasi dengan bantuan pihak KBRI Beirut," ujarnya dia.  

TNI mengatakan, insiden tersebut terjadi di tengah meningkatnya perang saudara di Lebanon, yang ditunjukkan dengan pertukaran tembakan senjata berat antara pihak-pihak terlibat. 

Prajurit TNI dari Satuan Yonif 113/Jaya Sakti bernama Farizal Rhomadhon meninggal karena serangan senjata api Israel saat sedang menjalankan tugas perdamaian internasional di daerah selatan Lebanon.  

Dia menjadi anggota Satuan Tugas Yonmek TNI dalam misi Konga XXIII-S UNIFIL di Lebanon. 

Farizal Rhomadhon pernah mendapatkan dua penghargaan kehormatan, yaitu Satyalancana Dharma Nusa dan Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun, karena dedikasinya dalam melaksanakan tugas negara. 

"Informasi tersebut menyebutkan, 'Bintang jasa yang dimiliki oleh SL Dharma Nusa dan SL Kesetiaan selama delapan tahun.'" 

Informasi yang sama juga menyebutkan bahwa Farizal Rhomadhon meninggal karena serangan Israel pada hari Minggu, 29 Maret 2026, pukul 20.44 waktu Lebanon, yang setara dengan pukul 01.40 WIB. 

Insiden itu terjadi di Indobatt UNP 7-1, Desa Achid Alqusayr, Lebanon Selatan, saat almarhum sedang menjalankan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian PBB.

Baca Juga: MBG dari SPPG Lempongsari Semarang Disetop, Kantin Laris Manis

Prajurit yang lahir di Kulon Progo D.I.Yogyakarta pada 3 Januari 1998 tersebut saat ini menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima di kesatuannya. 

Farizal pergi meninggalkan istri bernama Fafa Nur Azila (25) dan anak perempuannya, Shanaya Almahyra Elshanu, yang baru berusia dua tahun. 

Rencana pemakaman almarhum masih sedang dinegosiasikan dengan pihak keluarga. 

Sementara itu, beberapa hak juga akan diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan, seperti gaji terusan selama enam bulan, bantuan beasiswa untuk anak, dana TWP AD, bantuan uang duka ketika ada wafat, dana Watzah, serta biaya pemakaman. 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyampaikan rasa sedih yang mendalam karena salah satu anggotanya yang bertugas di pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) telah gugur.  

Korban berasal dari Yonif 113/Jaya Sakti (JS) yang merupakan bagian dari Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda (IM), Provinsi Aceh. 

"Menurut laporan dari tempat tugas, kejadian tersebut menimpa prajurit TNI yang termasuk dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL," ujar Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah, Senin (30/3/2026). 

Prajurit yang gugur itu bernama Praka Farizal Rhomadhon, yang bertugas sebagai Taban Provost 1 Ruang Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS.  

Dia meninggalkan istri dan anak perempuan yang berusia dua tahun. 

Serangan yang terjadi karena perang antara tentara Israel (IDF) dan Hizbullah berlangsung pada hari Minggu (29/3) di lokasi UNIFIL yang berada di dekat Adchit Al Qusayr, bagian selatan Lebanon.  

Serangan tersebut juga membuat 3 anggota TNI lainnya terluka. 

Baca Juga: Kabar Resmi April 2026: 4 Sumber Penghasilan Guru Cair Sekaligus, Skema Baru TPG Bulanan Bikin Banyak Pendidik Kaget dan Lega

"Indonesia mengutuk keras kejadian itu dan meminta penyelidikan yang lengkap dan terbuka," kata Kementerian Luar Negeri RI melalui akun X @Kemlu_RI, Senin (30/3/2026). 

Kementerian Luar Negeri Indonesia kembali menyampaikan kecamannya terhadap serangan yang dilakukan Israel di wilayah selatan Lebanon. 

Mereka juga meminta semua pihak untuk menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah Lebanon, menghentikan serangan terhadap penduduk biasa dan fasilitas umum, serta kembali melakukan dialog dan negosiasi untuk mencegah perang lebih besar dan mendorong tercapainya perdamaian. (fal)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#unifil #lebanon #anggota tni #Israel