RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dyah Tunjung Pudyawati, secara resmi telah menjadi Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang, periode 2025–2029.
Dyah Tunjung Pudyawati, dilantik KORMI Jawa Tengah, Dr. Edi Purwanto, Senin (2/3/2026) sore.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Tunjung ini menyampaikan, kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai ketua FORMI Kota Semarang bukan tanggung jawab yang ringan.
"Namun saya percaya dengan kebersamaan, kolaborasi dan juga komitmen seluruh pengurus FORMI Kota Semarang kita mampu, saya akan mampu untuk membawa Kormi Kota Semarang lebih maju dan lebih berprestasi lagi," ungkapnya saat sambutan usai pelantikan, Senin (2/3/2026).
Lanjutnya mengatakan, Kormi Kota Semarang memiliki peran yang sangat strategis dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat.
Menurutnya, Olahraga masyarakat Indonesia Indonesia bukan hanya tentang aktivitas fisik saja, tetapi juga tentang membangun kesehatan, mempererat persaudaraan, serta memperkuat karakter masyarakat Kota Semarang.
"Di Kota Semarang ini potensi olahraga masyarakat sangat besar sekali, beragam Inorga dan berkembang. Sampai dengan hari ini Alhamdulillah sudah ada 43 Inorga yang terdaftar dalam Kormi Kota Semarang," bebernya.
Sedangkan saat ini, masih ada tiga Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang belum di kukuhkan, dan segara akan di kukuhkan setelah pelantikan pengurus Periode 2025-2029.
"Insyaallah setelah pelantikan pengurus, tiga inorga yang belum dilantik akan segera untuk dilantik," sambungnya.
Pihaknya juga menjelaskan, beragam Inorga sudah tumbuh menjadi wadah kreativitas kebersamaan dan juga sudah menjadi semangat hidup gaya sehat.
Pihaknya juga berkomitmen ke depannya akan fokus beberapa hal, yang pertama untuk menguatkan sinergi antar inorganik dan juga memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga masyarakat.
"Yang kedua, kami akan mendorong program-program yang inklusi, ramah usia dan juga dapat diakses seluruh masyarakat. Ketiga, kami akan menyelenggarakan event-event olahraga masyarakat yang kreatif, edukatif dan berdampak positif dari kesehatan dan juga ekonomi lokal.
"Dan yang terakhir kami juga akan menjalin kolaborasi dengan pemerintah Kota Semarang dan berbagai stakeholder untuk mendukung pengembangan orang muda masyarakat," sambungnya.
Setelah pelantikan ini, Tunjung menyampaikan Kormi Kota Semarang akan langsung menggelar kegiatan dengan mencakup sampai 16 kecamatan di Kota Semarang.
"Jadi olahraga masyarakat ini benar-benar bisa dirasakan di 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang," ujarnya.
Pihaknya mengajak seluruh pengurus dan juga Inorga untuk bekerja dan penuh dedikasi, loyalitas, dan juga semangat pengabdian.
Pihaknya juga menegaskan, jabatan ini bukan hanya sekedar posisi, melainkan juga amanah untuk melayani masyarakat melalui gerakan hidup sehat dan juga aktif.
"Mari kita jadikan Kormi Kota Semarang sebagai rumah besar olahraga masyarakat yang terbuka, solid dan juga inovatif. Dengan kebersamaan saya yakin kita mampu mencucurkan masyarakat Semarang yang lebih sehat, bugar dan juga bahagia," pungkasnya.
Sementara, Ketua Umum KORMI Jawa Tengah Edi Purwanto, menyampaikan Kormi merupakan organisasi olahraga mitra atau preneur, dan ditempatkan sebagai organisasi yang mengampu jenis olahraga masyarakat.
"Kormi menjadi organisasi yang mengawal non-prestasi, olahraga masyarakat menjadi pondasi menjadi di dasar untuk mendapatkan calon-calon atlet yang berprestasi," katanya.
Lanjutnya mengatakan, pengurus KORMI Kota Semarang ini tugas utamanya adalah melibatkan masyarakat umum di Kota Semarang untuk selalu terlibat berolahraga sesuai dengan passion, sesuai dengan kegemaran dan hobi masing-masing.
"Maka selama masyarakat semua berolahraga, akan memetik hasilnya, masyarakat menjadi sehat dan bugar. Kalau masyarakat sudah sehat bugar maka produktivitas meningkat," tegasnya.
"Semoga pengurus Kormi Kota Semarang di periode di masa bakti 2025-2029 dapat mengawal pola masyarakat Kota Semarang menjadi masyarakat yang sehat, sejahtera," harapnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi