RADARSEMARANG.ID – Lebaran selalu menghadirkan satu ritual tahunan yang tak tergantikan yakni pulang kampung. Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok dan biaya transportasi yang kerap melonjak menjelang hari raya, kabar tentang mudik gratis selalu menjadi angin segar.
Tahun 2026, pemerintah kembali membuka peluang itu melalui program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat di bawah naungan Kementerian Perhubungan.
Program ini bukan sekadar agenda tahunan seremonial. Ia telah menjadi solusi konkret bagi ribuan masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani ongkos perjalanan.
Untuk Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan 401 unit bus dengan kapasitas total 15.834 penumpang, mencakup arus mudik dan arus balik.
Angka ini bukan jumlah kecil, namun tetap terbatas dibandingkan tingginya minat masyarakat setiap tahunnya.
Pendaftaran resmi dibuka mulai 1 Maret 2026 dan dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman nusantara.kemenhub.go.id.
Sistem online ini menjadi langkah penting untuk memastikan proses lebih transparan, tertib, dan meminimalkan praktik percaloan yang selama ini menjadi momok dalam distribusi tiket perjalanan saat musim mudik.
Dalam keterangannya,Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 1 Maret 2026 secara online melalui laman nusantara.kemenhub.go.id. Pendaftaran akan ditutup ketika seluruh kuota telah terpenuhi.”
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa kursi mudik gratis bisa habis dalam waktu relatif singkat, terutama untuk rute-rute favorit menuju kota-kota besar di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan wilayah Sumatera.
Di balik angka 401 bus dan 15.834 kursi, ada upaya besar pemerintah untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya, menekan angka kecelakaan, sekaligus membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Mudik gratis bukan sekadar bantuan transportasi, tetapi bagian dari strategi keselamatan dan pengendalian arus lalu lintas nasional.
Bagi calon peserta, memahami mekanisme pendaftaran menjadi kunci.
Proses dilakukan secara online, sehingga calon pemudik perlu menyiapkan dokumen identitas yang valid, koneksi internet stabil,
serta memastikan data yang diinput sesuai dengan identitas resmi. Kesalahan kecil dalam pengisian data bisa berujung pada pembatalan tiket.
Selain itu, calon peserta juga perlu memantau informasi resmi terkait jadwal keberangkatan, titik kumpul, serta ketentuan barang bawaan.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini hampir selalu tinggi. Bukan hanya karena gratis, tetapi juga karena rasa aman dan nyaman yang ditawarkan.
Armada bus yang digunakan telah melalui proses pengecekan kelaikan jalan. Pengemudi pun biasanya telah diseleksi dan dipastikan dalam kondisi fit untuk perjalanan jarak jauh.
Faktor ini menjadi nilai tambah dibandingkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi yang kadang dipaksakan dalam kondisi kurang ideal.
Namun, di balik euforia pendaftaran, penting juga untuk bersikap realistis. Kuota 15.834 penumpang tentu belum mampu menampung seluruh kebutuhan mudik nasional yang jumlahnya bisa mencapai jutaan orang
Oleh sebab itu, masyarakat yang berniat mendaftar perlu menyiapkan alternatif transportasi jika tidak kebagian kursi.
Program mudik gratis 2026 menunjukkan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam menghadirkan solusi transportasi yang inklusif.
Ia bukan hanya tentang perjalanan fisik dari kota ke desa, tetapi juga tentang mempertemukan kembali keluarga, merawat tradisi, dan menjaga harmoni sosial yang menjadi ciri khas perayaan Lebaran di Indonesia.
Daftar Kota Tujuan Mudik Gratis Kemenhub 2026
Program mudik gratis angkutan jalan ini dibuka ke 34 kota tujuan di 10 provinsi.
Berikut daftarnya:
Sumatera: Aceh, Medan, Palembang, Lampung, Bengkulu, dan Padang.
Jawa Barat: Garut, Tasikmalaya, Cirebon, dan Kuningan.
Jateng & DIY: Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, dan Sragen.
Jawa Timur: Madiun, Surabaya, Malang, Tuban, dan Tulungagung.
Daftar Kota Arus Balik Mudik Gratis Kemenhub 2026
Arus balik Mudik Gratis Kemenhub 2026 diberangkatkan dari 12 kota di 8 provinsi, berikut daftarnya:
Baca Juga: SKTP Februari 2026 Belum Muncul Padahal Info GTK Normal, Apakah TPG Guru Akan Molor ke Maret 2026?
Jawa Barat: Kuningan
Jawa Timur: Madiun, Surabaya
Sumatera: Palembang, Padang, Medan, Aceh
Jateng & DIY: Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.
Kemenhub juga menyediakan angkutan untuk program mudik Motor Gratis atau MOTIS 2026.
Ada sebanyak 8 unit bus yang disediakan dengan kapasitas sebanyak 240 unit sepeda motor.
Kota pada arus mudik dan balik yang disertai dengan pengangkutan sepeda motor ialah Solo, Yogyakarta, Wonogiri dan Purwokerto.
Penyerahan sepeda motor pada arus mudik dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan.
Nantinya, sepeda motor akan diberangkatkan pada 16 Maret 2026 malam hari dari lokasi yang sama.
Waktu Keberangkatan Mudik Gratis Kemenhub 2026
Waktu keberangkatan arus mudik terbagi menjadi tiga hari di lima lokasi, berikut jadwalnya:
16 Maret 2026: Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan
17 Maret 2026 : Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta
18 Maret 2026: Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang
Waktu Keberangkatan Arus Balik Mudik Gratis Kemenhub 2026
Arus balik Mudik Gratis Kemenhub 2026 dengan bus akan diberangkatan pada 25 Maret 2026 dari lokasi berikut:
Terminal Bulupitu Purwokerto
Terminal Mangkang Semarang
Terminal Giwangan Yogyakarta
Terminal Tirtonandi Solo
Terminal Giri Adipura Wonogiri
Terminal Kertawangunan Kuningan
Terminal Purboyo Madiun
Terminal Bungurasih Surabaya
Terminal Alang-Alang Lebar Palembang
Terminal Anak Air Padang
Terminal Amplas Medan
Terminal Batoh Aceh
Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan kesempatan ini, satu hal yang pasti jangan menunggu hingga esok hari jika hari ini sudah bisa mendaftar. Karena ketika kuota habis, penyesalan selalu datang belakangan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi