RADARSEMARANG.ID – Ramadan selalu menghadirkan tradisi yang tak pernah lekang oleh waktu. Selain momen memperbanyak ibadah dan mempererat silaturahmi, masyarakat Indonesia juga identik dengan kebiasaan berbagi uang baru menjelang Idulfitri.
Tradisi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari budaya yang penuh makna.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah kembali menghadirkan layanan penukaran uang Rupiah melalui program SERAMBI 2026.
Baca Juga: Inilah Keutamaan Doa Dalam Menyambut Ramadan yang Shahih Beserta Penjelasan Lengkapnya
Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan tahunan bertajuk SERAMBI – Semarak Rupiah Ramadan & Berkah Idul Fitri 2026
yang pada tahun ini mengusung tema yang sangat relevan dengan semangat bulan suci, yaitu “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”.
Tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan refleksi dari peran Rupiah dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di tengah momentum Ramadan.
Dalam keterangan resminya, Bank Indonesia menegaskan,
“Melalui layanan ini, Bank Indonesia berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang Rupiah layak edar menjelang Ramadan dan Idulfitri
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong masyarakat agar menggunakan uang Rupiah secara bijak dalam setiap transaksi.”
Kutipan ini memperlihatkan bahwa program SERAMBI bukan hanya tentang distribusi uang baru,
tetapi juga edukasi kepada masyarakat agar semakin menghargai dan menggunakan Rupiah dengan tepat.
Kebutuhan uang pecahan kecil biasanya meningkat signifikan menjelang Hari Raya.
Tradisi memberikan uang kepada anak-anak, sanak saudara, hingga tetangga membuat masyarakat berbondong-bondong mencari uang baru.
Tanpa sistem yang tertata, kondisi ini berpotensi menimbulkan antrean panjang, praktik percaloan, hingga peredaran uang yang tidak layak edar.
Karena itu, Bank Indonesia menghadirkan sistem pemesanan digital melalui website resmi pintar.bi.go.id sebagai solusi yang lebih tertib, transparan, dan efisien.
Tahapan layanan penukaran uang Rupiah SERAMBI 2026 dimulai dari proses pemesanan yang dibuka pada Jumat, 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB dan hanya dapat diakses melalui situs resmi tersebut.
Sistem ini dirancang agar masyarakat dapat memilih sendiri provinsi, lokasi layanan, tanggal penukaran, serta nominal dan pecahan uang yang diinginkan.
Setelah itu, pemohon wajib mengisi data diri secara lengkap dan benar sebelum menyimpan dan mengunduh bukti pemesanan.
Bukti pemesanan ini menjadi dokumen penting yang wajib ditunjukkan saat datang ke lokasi penukaran.
Tanpa bukti tersebut, proses penukaran tidak dapat dilakukan. Selain membawa bukti pemesanan, pemohon juga diwajibkan menunjukkan KTP asli sebagai verifikasi identitas.
Kebijakan ini dibuat untuk memastikan satu orang hanya melakukan penukaran sesuai ketentuan dan mencegah penyalahgunaan sistem.
Untuk mendukung kelancaran proses pemesanan, masyarakat diimbau menggunakan jaringan internet yang stabil dan melakukan penyegaran laman secara berkala apabila terjadi kendala.
Antusiasme masyarakat biasanya sangat tinggi pada hari pertama pembukaan kuota, sehingga persiapan teknis menjadi hal penting agar tidak gagal mendapatkan slot.
Dalam satu paket penukaran uang Rupiah, layanan SERAMBI 2026 menetapkan jumlah maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang.
Paket tersebut sudah ditentukan dengan rincian pecahan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan transaksi khas Ramadan dan Idulfitri.
Pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar senilai Rp2.500.000,
pecahan Rp20.000 sebanyak 50 lembar senilai Rp1.000.000,
pecahan Rp10.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp1.000.000,
pecahan Rp5.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp500.000,
pecahan Rp2.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp200.000,
pecahan Rp1.000 sebanyak 100 lembar senilai Rp100.000.
Ketentuan paket dan jumlah tersebut berlaku di seluruh layanan penukaran uang Rupiah SERAMBI 2026, baik yang diselenggarakan langsung oleh Bank Indonesia maupun oleh perbankan peserta.
Dengan sistem paket, distribusi uang menjadi lebih merata dan adil bagi seluruh masyarakat yang mendaftar.
Layanan penukaran terbagi menjadi dua kategori, yakni Layanan Retail–Masjid dan Layanan Perbankan.
Untuk layanan di masjid, kegiatan berlangsung pukul 09.00–12.00 WIB pada beberapa titik strategis di Jawa Tengah, seperti ;
Masjid Agung Jawa Tengah,
Masjid UNDIP Pleburan,
Masjid Al Wali Sedangmulyo,
Masjid Jami’ Al Qodar Sedangmulyo,
Masjid Agung Al Mabruur Ungaran,
Masjid Kampus UNDIP Tembalang,
Masjid Jami’ Ulul Albab UNNES,
Masjid Jami’ Jatisari Mijen.
Pemilihan lokasi ini mempertimbangkan aksesibilitas dan potensi keramaian jamaah selama Ramadan.
Sementara itu, layanan perbankan juga digelar pukul 09.00–12.00 WIB di sejumlah kantor bank ternama di Semarang, antara lain :
Bank Negara Indonesia (BNI) Karangayu Semarang,
Bank Rakyat Indonesia (BRI) Pattimura Semarang,
Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Semarang MT Haryono,
Bank Tabungan Negara (BTN) KCP Karangayu Semarang,
CIMB Niaga Semarang Pemuda, Bank Jateng KC Utama Semarang,
Bank Mandiri Pemuda Semarang.
Dengan melibatkan berbagai bank besar, distribusi layanan menjadi lebih luas dan terjangkau oleh masyarakat.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara bank sentral dan perbankan nasional dalam menjaga kelancaran peredaran uang Rupiah menjelang momentum penting keagamaan.
Bank Indonesia kembali mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan jadwal dan ketentuan layanan, melakukan pendaftaran tepat waktu, serta hadir sesuai lokasi dan jadwal yang dipilih.
Disiplin terhadap jadwal bukan hanya demi kenyamanan pribadi, tetapi juga untuk menjaga ketertiban bersama.
Momentum SERAMBI 2026 menjadi bukti bahwa pengelolaan uang Rupiah tidak hanya soal kebijakan moneter, tetapi juga tentang pelayanan publik yang humanis dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan sistem digital, kuota terukur, serta lokasi strategis, penukaran uang baru kini dapat dilakukan tanpa harus antre panjang atau menggunakan jasa pihak ketiga yang tidak resmi.
Bagi masyarakat Jawa Tengah, khususnya Semarang dan sekitarnya, program ini adalah kesempatan untuk mendapatkan uang baru secara aman, resmi, dan sesuai ketentuan.
Tradisi berbagi di bulan suci pun dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan tertib.
Di tengah meningkatnya kesadaran digital, layanan SERAMBI 2026 menjadi contoh transformasi pelayanan publik yang responsif terhadap perkembangan zaman.
Ramadan adalah bulan penuh berkah, dan melalui program ini, Rupiah benar-benar “memberi makna” sebagaimana tema yang diangkat tahun ini.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman alur yang benar, masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini tanpa kendala.
Jangan lewatkan jadwal pemesanan, siapkan jaringan internet yang stabil, dan pastikan seluruh data diisi dengan benar agar proses berjalan lancar.
SERAMBI 2026 bukan sekadar layanan penukaran uang, melainkan bagian dari upaya menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus memperkuat tradisi berbagi yang menjadi identitas bangsa.
Dengan mengikuti prosedur resmi, masyarakat turut berkontribusi dalam menciptakan sistem peredaran uang yang sehat, tertib, dan berkeadilan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi