RADARSEMARANG.ID – Pertanyaan mengenai kapan pendaftaran CPNS 2026 dibuka terus menjadi topik hangat di tengah masyarakat.
Setelah tidak adanya seleksi CPNS pada tahun 2025, antusiasme publik justru semakin meningkat.
Banyak calon pelamar berharap tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) secara nasional.
Hingga kini, pemerintah memang belum menetapkan jadwal resmi pendaftaran CPNS 2026. Namun, sejumlah pernyataan dari pejabat kunci menunjukkan bahwa peluang pembukaan CPNS 2026 masih terbuka lebar, meski dengan pendekatan yang lebih selektif dan terarah.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa keputusan final CPNS 2026 masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, pemerintah juga tengah melakukan penghitungan kebutuhan ASN nasional, agar rekrutmen tidak sekadar menambah jumlah pegawai, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan jangka menengah dan panjang.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini menyampaikan bahwa ke depan, arah seleksi CPNS akan lebih strategis dan terukur.
Sebagai informasi, pendaftaran CPNS terakhir digelar pada Agustus 2024 dengan total 250.407 formasi di 547 instansi pusat dan daerah.
Namun memang faktanya hingga saat ini, pemerintah menegaskan belum ada keputusan resmi terkait jadwal pendaftaran CPNS 2026.
Meski jadwal pendaftaran CPNS 2026 belum ditetapkan, pemerintah memastikan peluang pembukaan CPNS 2026 tetap terbuka.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto serta menghitung kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) di kementerian dan lembaga.
Menteri PAN-RB Rini Widyantini mengatakan, seleksi CPNS 2026 ke depan juga akan diarahkan untuk lulusan baru atau fresh graduate.
“Kemarin kan kita memang banyak fokus untuk menyelesaikan tenaga honorer. Ke depannya saya sih berharap saya bisa fokus kepada para fresh graduate untuk bisa ikut serta menjadi bagian daripada birokrasi,” ujar Rini di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Rini menjelaskan, Kementerian PAN-RB telah meminta semua kementerian dan lembaga melakukan analisis kebutuhan pegawai sesuai strategi pembangunan lima tahun ke depan.
Analisis tersebut dilakukan untuk melihat jabatan yang benar-benar membutuhkan regenerasi ASN.
Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan pembukaan seleksi CPNS 2026 sangat bergantung pada pengajuan formasi dari kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, hingga kini jumlah usulan formasi yang masuk masih terbatas.
“Kalau tidak ada yang mengajukan formasi, maka tidak ada tes CPNS, karena tidak ada formasi yang tersedia,” ujar Zudan, Rabu (10/12/2025).
Minimnya usulan formasi membuat pemerintah belum dapat menetapkan jadwal pendaftaran CPNS 2026. Pengajuan formasi menjadi tahap awal yang berkaitan dengan perencanaan anggaran dan efektivitas pengisian jabatan.
Bahkan, Kemenkeu juga akan membuka lowongan bagi 300 pekerja lulusan SMA di seluruh Indonesia sebagai petugas lapangan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Kepala BRIN, Arif Satria telah memberikan sinyal bahwa lembaganya akan membuka pendaftaran CPNS 2026 dengan formasi periset sebagai siasat atas minimnya jumlah periset di Indonesia.
Beberapa bidang yang diprioritaskan diantaranya,
- pemuliaan tanaman,
- nanoteknologi,
- genomics,
- antariksa,
- sains material,
- dan bidang teknologi keberlanjutan.
Menurutnya, jumlah periset Indonesia saat ini sendiri masih berada di angka 300 orang per satu juta penduduk.
Hal ini jauh berbeda dengan kondisi di negara maju, yang memiliki sekitar 4.000 periset per satu juta penduduk.
Formasi CPNS 2026
Formasi-formasi yang diprioritaskan kemungkinan besar akan mencakup sektor-sektor strategis yang menjadi fokus pembangunan nasional. Ini termasuk:
- Tenaga Pendidikan:
Formasi guru untuk jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.
- Tenaga Kesehatan:
Dokter, perawat, apoteker, dan tenaga medis lainnya.
- Tenaga Teknis:
Formasi ini akan mencakup berbagai posisi yang dibutuhkan di kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, termasuk di bidang teknologi informasi, analisis kebijakan, dan pelayanan publik.
Selain itu, ada harapan besar pendaftaran CPNS 2026 bagi lulusan SMA SMK.
Diharapkan pemerintah melalui BKN juga akan mengakomodasi lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk lulusan SMA/SMK.
Formasi CPNS untuk lulusan SMA SMK biasanya tersedia di instansi yang membutuhkan tenaga pelaksana, seperti di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM atau Kejaksaan.
Seleksi sekolah kedinasan
Seleksi ini menyediakan 3.252 formasi dari tujuh kementerian/lembaga, di antaranya:
STMKG (BMKG): 350 formasi
STIS (BPS): 400 formasi
PSSN (BSSN): 50 formasi
IPDN: 1.061 formasi
STIN (BIN): 100 formasi PKN
STAN: 500 formasi
Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT dan BLT Kesra
SIPENCATAR (Kemenhub): 791 formasi Tahapan seleksi telah berlangsung sejak 28 Juni 2025, dengan pelaksanaan SKD pada 11–26 Agustus 2025.
Meski belum ada jadwal resmi, CPNS 2026 bukan sekadar wacana. Pemerintah tengah menyusun strategi agar rekrutmen ASN benar-benar berkualitas, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat, khususnya fresh graduate dan lulusan SMA/SMK, tahun 2026 berpotensi menjadi momentum penting. Persiapan sejak dini menjadi kunci untuk menghadapi seleksi yang diprediksi lebih kompetitif.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi