RADARSEMARANG.ID – Wakil Menteri Ketenagakerjaan atau Wamenaker Immanuel Ebenezer ditangkap oleh KPK dalam operasi tangkap tangan.
Penanggkapan Immanuel Ebenezer sendiri dibenarkan oleh wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
Fitroh juga membenarkan Noel ditangkap dalam operasi tangkap tangan. Namun, dia belum merinci pihak lain yang terjaring OTT selain Noel.
"Ya [OTT]," katanya.
Fitroh juga tidak merinci kapan dan dimana OTT penangkapan Noel digelar.
Beredar kabar jika Wamenaker Immanuel Ebenezer diduga melakukan pemerasan terhadap sebuah perusahaan dalam pengurusan sertifikat K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Immanuel Ebenezer yang juga merupakan Ketua Relawan Prabowo Mania itu terjaring OTT bersama sembilan orang lainnya.
Setelah pemilu berakhir, Immanuel Ebenezer langsung ditunjuk sebagai Wamenaker dalam Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto
Sementara itu, dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024 yang dilaporkan pada 17 Januari 2025, Immanuel Ebenezer memiliki total kekayaan sebesar Rp 17.620.260.877.
Aset terbesarnya datang dari tanah dan bangunan senilai Rp 12.145.000.000. Terdiri dari lima tanah/bangunan yang terletak di Depok, Jawa Barat.
Selanjutnya, Immanuel Ebenezer memiliki kekayaan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.336.000.000. Terdiri dari ;
Mitsubishi Pajero (Rp 500.000.000)
KIA Picanto (Rp 90.000.000)
Yamaha NMAX (Rp 16.000.000)
Toyota Fortuner (Rp 430.000.000)
Toyota Land Cruiser (Rp 2.300.000.000).
Selain itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 109.500.000. Lalu kas dan setara kas senilai Rp 2.029.760.877.
Disisi lain, Prediksi paranormal Hard Gumay kembali jadi sorotan. Ia sebelumnya meramalkan adanya pejabat politik aktif dari partai besar yang bakal terjerat kasus korupsi lewat operasi tangkap tangan (OTT).
Ramalan itu kini terbukti setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer.
Dalam kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Rabu (20/8), Hard Gumay menyebutkan bahwa pejabat yang dimaksud adalah figur senior di dunia politik Tanah Air.
Ia menggambarkan sosok itu berusia sekitar 50 tahun, berpostur gempal, berambut pendek dengan bagian kanan kiri agak plontos, serta berkulit sawo matang.
“Pejabat politik pemerintahan di negara kita di Indonesia. Salah satu pejabat yang masih aktif di negara. Terjerat kasus korupsi tangkap tangan, OTT,” kata Hard Gumay kala itu.
Ia juga menambahkan bahwa barang bukti kasus tersebut ditemukan di rumah pribadi maupun rumah dinas pejabat itu.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi