RADARSEMARANG.ID – Sosok Dj Panda terus mendapatkan perhatian khusus dari warganet saat dirinya terlibat parodi terkait kehamilan Erika Carlina. Tak hanya Dj Panda yang disebut, nama Nathalie Holscher juga turut terseret.
Bahkan beredar kabar jika Dj Panda disindir oleh AAA Clan yang merupakan sebuah grup subathon di channel Youtubenya yang terdiri dari Yuka, Garry, Dan Jot serta Reza Arap.
Meski Dj Panda mengaku bukanlah ayah dari bayi yang dikandung Erika, banyak yang menuding dialah ayah dari calon bayi yang dikandung sang aktris.
Kontroversi ini pun langsung berdampak pada karier DJ Panda. Terbukti, sejumlah jadwal manggung DJ Panda dikabarkan dibatalkan.
DJ Panda mengalami pembatalan kerja di sejumlah acara menyusul keterlibatannya dalam isu kehamilan Erika Carlina.
Ini membuat penampilannya di beberapa klub malam yang semula dijadwalkan rutin, dibatalkan satu per satu.
Bahkan, keterlibatannya di WJP Festival 2025 di Medan juga resmi dicoret dari daftar penampil.
Tak hanya itu, Nathalie Holscher juga dikabarkan batal Kolaborasi.
Ya, nama mantan istri komedian Sule itu juga ikut terseret usai beredar video dirinya ikut memparodikan wanita hamil bersama DJ Panda.
Meski akhirnya sudah memberikan klarifikasi, Nathalie Holscher tetap memutuskan untuk membatalkan proyek kerja sama dengan DJ Panda.
Ia merasa perlu mengambil sikap tegas untuk menghindari polemik yang lebih besar. Tentu bagi seorang Dj, kepercayaan merupakan salah satu pondasi utama dalam performa.
Namun kini, Dj Panda harus menghadapi kenyataan yang pahit karena mendapatkan pembatalan performa di beberapa klab malam.
Langkah para klien dan penyelenggara acara pun khawatir jika citra dalam acara tersebut ikut tercoreng dan akhirnya melakukan pembatalan.
"Cancel show" menjadi pukulan telak yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga secara mental. DJ Panda mengaku stres berat menghadapi tuduhan serius yang datang tiba-tiba dan merusak nama baiknya.
Fenomena cancel culture yang bermula dari gosip tak berdasar ini menjadi bukti betapa kejamnya pengadilan massa di media sosial.
Berikut daftar 14 Klab yang batalkan
Black Owl, Surabaya
Brexit, Jakart
HW Atlasm, Bali
Hexagon, Banjarmasin
Tembak Langit, Batam
Cabin Bogor,
The Venus, Palembang
Angles Wing Indonesia, Balikpapan
Angles Wing, Samarinda
Odette, Malang
Radar Space
Gold Dragon, Bekasi
Amavi, Medan
Holywings
Pengumuman pembatalan dari sejumlah klub malam atas jadwal penampilan DJ Panda tersebut, menuai berbagai respons dari netizen.
Lantas siapakah Dj Panda ini, berikut profilnya
Dj Panda yang bernama asli Giovanni Surya Saputra, pria asli Surabaya, Jawa Timur pada 6 Mei 1998 ini merupakan anak sulung dari tiga bersaudara.
Dj Panda juga memiliki akun media sosial: Instagram: @djpanda_official; TikTok: @djpandaofficial
Karier DJ Panda meniti karier dari bawah sebagai disc jockey di berbagai klub lokal. Ia kini bernaung di bawah Prizm Management, dan turut aktif mengajar di Prizm DJ School.Selain itu, ia juga memasarkan lini merchandise resmi untuk komunitas penggemarnya yang disebut Panda Gank.
Ciri khas DJ Panda adalah penampilannya yang clean, stylish, dan ekspresi panggung yang memukau. Visualnya membuat banyak pengguna media sosial menjulukinya “oppa lokal”.
Karya DJ Panda Sejumlah karya musik telah ia rilis secara digital, baik sebagai solo DJ maupun kolaborasi. Di antara singel yang dikenal luas antara lain: “We Own the Night” “Sleep Alone” feat. ReyLimitless
Dirinya pun mengakui awal mula perkenalannya dengan Erika Carlina, ketika itu dirinya berkenalan melalui live TikTok dan berlanjut ke DM.
Dalam komunikasi itu, DJ Panda menceritakan mereka janjian untuk main billiard. Namun, setelah main billiard mereka meminum minuman beralkohol dan lanjut pergi ke tempat karaoke.
"Saya sudah merasa mabuk karena saya sudah tidak pernah minum alkohol lagi dan sebenarnya saya gak doyan sama alkohol. Saya sudah gak minum dan ketika itu saya minum lagi. Minum pasti mabuk banget," katanya.
Dalam ceritanya, DJ Panda menceritakan pergi ke lebih dari satu tempat saat itu dan bermalam di rumah Erika Carlina.
DJ Panda mengatakan keesokan harinya dia harus terbang ke Batam kemudian ke Jambi karena ada job. Dia mengaku kaget Erika menyusulnya ke Batam.
"Pulang bareng keesokan paginya saya berangkat ke Jambi, Erika pulang ke Jakarta, kita flight berbeda. Tapi beberapa hari itu kita intens chat dan video call hingga Erika ini saya rasa agak aneh, tiba-tiba cuek. Saya tanya kenapa, katanya gak apa-apa. Oke saya diam, saya coba chat lagi gak ada jawaban, sampai benar-benar gak ada jawaban," tuturnya.
Dia mengaku sudah meminta Erika Carlina untuk bicara, tapi gak digubris dan hilang komunikasi. DJ Panda mengatakan Erika kembali menghubunginya sehari sebelum tahun baru 2025.
"Tanggal 30 Desember, satu hari sebelum saya main di Medan, Erika telepon. Pertama tanya lagi apa, saya bilang gak lagi apa-apa dan dia bilang 'Aku hamil'. Dia mengutarakan kalau dia hamil," ungkapnya.
"Pada saat itu karena saya syok dan saya masih ada pekerjaan, saya bilang 'Oke kamu di rumah sakit mana, saya akan datang. Tapi saya mau selesaikan perform besok dulu gak apa-apa kan?'. Di hari yang sama saya telepon orang tua saya, saya jelaskan 'Pa, ini hamil', orang tua saya memutuskan, 'Ya sudah ayo berangkat ke sana'," lanjut DJ Panda.
Dia mengaku menemui Erika Carlina bersama orang tuanya. Orang tuanya menjelaskan kondisinya.
"Singkat cerita saya dan orang tua berangkat ke sana, orang tua saya menjelaskan kondisi saya seperti dalam podcast tersebut. Di sana Erika sudah berkata kepada orang tua saya bahwa dia bisa menerima kondisi saya. Kemudian orang tua saya bilang ya sudah jalani saja," kata DJ Panda.
Mencoba menjalani, tapi DJ Panda mengakui adanya muncul pertengkaran hingga dia keluar dari rumah Erika. Gak pernah ada komunikasi, DJ Panda mengaku kaget Erika Carlina muncul di podcast.
"Ini ramai banget ketika orang-orang itu mengarah ke saya, di hari yang sama saya sudah chat Erika, 'Er boleh telepon gak? Saya mau klarifikasi cukup ke kamu gak perlu ke sosmed. Er bisa telepon gak?' Hingga saat ini tidak ada jawaban," terangnya.
Ditengah situasi ini, DJ panda pun menutup klarifikasinya dengan permintaan maaf. "Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya." tutupnya.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi