RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah serangan rudal jarak jauh kembali diluncurkan oleh Iran.
Kali ini berhasil menghantam kawasan teknologi canggih Gav-Yam Negev di Beer Sheva, Israel bagian selatan.
Serangan terjadi pada pukul 02.10 dini hari waktu setempat.
Menyebabkan kerusakan parah pada pusat penelitian dan perkantoran teknologi.
Melukai sedikitnya 18 orang, termasuk staf teknis dan warga sipil di sekitarnya.
Lokasi yang dihantam rudal adalah pusat riset dan pengembangan.
Yang mana menampung berbagai perusahaan teknologi ternama internasional.
Seperti halnya Microsoft Israel R&D Center, Universitas Ben-Gurion.
Terdapat juga beberapa startup keamanan siber.
Kerusakan besar terjadi pada salah satu gedung perkantoran.
Di mana bagian jendela hancur dan api terlihat menyala dari lantai atas.
Selain itu, area pemukiman di seberang jalan juga terdampak.
Dinding rumah retak, kaca pecah, dan sejumlah kendaraan pribadi hangus terbakar.
Tim evakuasi dan pemadam kebakaran masih melakukan operasi hingga pagi hari.
Hal itu untuk memadamkan api serta mengevakuasi korban yang terluka.
Hingga kini, otoritas Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Terkait jumlah korban jiwa atau langkah baladan terhadap Iran.
Serangan ini dipandang sebagai eskalasi serius dalam konflik antara Iran dan Israel.
Beberapa analis menilai, penyerangan terhadap pusat teknologi bukan hanya berdampak strategis.
Namun, juga memberikan dampak simbolik.
Mengingat kawasan Gav-Yam Negev dikenal sebagai jantung inovasi teknologi Israel.
Editor : Baskoro Septiadi