RADARSEMARANG.ID – Umat islam sebentar lagi akan merayakan Hari Raya Idul Adha 2025. Dalam moment tersebut umat islam berlomba-lomba untuk melaksanakan salah satu ibadah Idul Adha yakni menyembelih hewan.
Untuk menyembelih herwan kurban, ada tata cara berkurban yang harus diikuti. Paling utama adalah robohkan hewan dengan kepala menghadap kiblat, awali dengan membaca bismillah, lakukan sekali dengan gerakan potong pada leher hewan kurban, gantung kaki belakang hewan setelah disembelih, ikat saluran makanan dan dubur hewan.
Tak hanya itu saja, kegiatan penyembelihan utamanya dilakukan saat hari Nahr atau Hari Raya Idul Adha (10 Zulhijah).
Adapun hewan kurban yang boleh disembelih yakni seperti Unta, Sapi, Kerbau, Kambing dan Domba.
Perlu diingat hewan yang ingin dikurbankan pun harus memenuhi syarat tertentu sesuai ketentuan di zaman nabi terdahulu.
Syarat terpenting yakni sehat, tidak cacat, tidak buta, tidak pincang dan tidak kurus. Namun bukan itu saja, hewan kurban juga harus mencapai usia tertentu.
Jika hewan kurban berupa unta meinimal 5 tahun boleh disembelih, sapi dan kerbau minimal 2 tahun dan kambing serta domba minimal 1 tahun.
Saat sebelum mengawali pemotongan, yakinkan kalau hewan kurban yang diseleksi sudah penuhi syarat-syarat kurban,
Semacam umur yang mencukupi tidak cacat dan sehat secara raga Niatkan ibadah kurban dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT serta beribadah dengan ikhlas.
Sebutlah nama Allah dengan mengucapkan "Bismillahi, Allahu Akbar" sebelum memulai pemotongan.
Ini adalah bacaan yang harus diucapkan sebagai niat sekaligus doa untuk melaksanakan ibadah kurban sesuai ajaran Islam.
Sebutlah nama Allah dengan mengucapkan "Bismillahi, Allahu Akbar" sebelum memulai pemotongan.
Ini adalah bacaan yang harus diucapkan sebagai niat sekaligus doa untuk melaksanakan ibadah kurban sesuai ajaran Islam.
Pastikan semua darah telah keluar dari tubuh kambing sebelum melanjutkan proses berikutnya.
Darah harus sepenuhnya dikeringkan dengan melakukan pembersihan sesuai praktik yang diterima dalam masyarakat.
Selama proses pemotongan, penting untuk memperlakukan hewan dengan belas kasihan dan rasa hormat. Seorang Muslim harus menghormati makhluk Allah dan menjaga agar tidak menyebabkan penderitaan yang berlebihan pada hewan.
Selama proses pemotongan, penting untuk memperlakukan hewan dengan belas kasihan dan rasa hormat.
Meski demikian masih banyak yang belum mengetahui dan pengetahuan tentang tata cara penyembelihan yang sesuai dengan syariat.
Berikut hadis nabi yang menjelaskan keterlibatan shahibul kurban dalam proses penyembelihan hewan kurban dapat diwakilkan kepada orang lain yang lebih mampu dan memiliki ilmu.
Sesungguhnya Ali Radhiyallahu 'Anhu telah mengkhabarkan bahwa Nabi SAW telah memerintahkan kepadanya agar ia (Ali) membantu (melaksanakan kurban) untanya dan agar ia membagikannya seluruhnya, dagingnya, kulitnya, dan pakaiannya dan ia tidak boleh memberikan sedikitpun dalam urusan jagal. (H.R. Al-Bukhari].(dka)
Editor : Baskoro Septiadi