Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Netizen Kecewa Setelah Megawati Hangestri Ngamuk Saat Live TikTok

Tasropi • Rabu, 7 Mei 2025 | 20:19 WIB
Megawati Hangestri melontarkan pembelaan penuh emosi melalui siaran langsung di TikTok.
Megawati Hangestri melontarkan pembelaan penuh emosi melalui siaran langsung di TikTok.

RADARSEMARANG.ID, Solo, 3 Mei 2025 – Pevoli andalan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, menjadi sorotan publik setelah melontarkan kemarahan dalam siaran langsung di TikTok, menyusul kritik netizen terhadap performanya di babak Final Four Proliga 2025.

Dalam sesi live tersebut, Megawati tak mampu menahan emosi dan mengeluarkan kata-kata keras kepada para pengkritik, yang menurutnya tidak memahami perjuangan fisik dan mental yang ia alami.

Reaksi ini memicu beragam tanggapan di media sosial, dengan sebagian netizen menyatakan kekecewaan atas sikap pevoli berjuluk Megatron tersebut.

Megawati, yang baru bergabung dengan tim di putaran kedua Final Four di Solo, tengah dalam masa pemulihan cedera setelah bermain untuk Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.

Dalam laga seri ketiga melawan Jakarta Pertamina Enduro di Gor Sritex Arena pada Jumat (2/5/2025), ia mencetak 16 poin meski timnya kalah 2-3.

Namun, pada pertandingan berikutnya melawan Jakarta Electric PLN, ia hanya menyumbang satu poin karena waktu bermainnya sangat terbatas.

Meski berhasil mengumpulkan 17 poin dari dua laga, performa Megawati dianggap kurang maksimal oleh sebagian netizen, yang membandingkannya dengan penampilan gemilangnya di Korea.

Kritik yang membanjiri media sosial rupanya membuat Megawati tak tinggal diam.

Dalam siaran langsung di TikTok, ia meluapkan emosi dengan nada tinggi. “Punya otak gak kalian? Aku gak pernah latihan 20 hari, baru latihan sehari terus disuruh main bagus kayak di Korea Selatan yang latihan tiga bulan. Gak ada otak memang kalian,” ujarnya dengan tegas.

Ia juga menyinggung perjuangan berat selama tiga bulan di Korea, termasuk momen-momen sulit yang membuatnya menangis, dan meminta netizen untuk berhenti menghakimi tanpa memahami proses yang dilaluinya.

“Meletup emosiku, makanya kalau menilai jangan setengah-setengah,” tambahnya.

Reaksi Megawati ini justru memicu respons beragam dari netizen. Sebagian merasa kecewa dengan sikapnya yang dianggap kurang bijak.

Pengguna X dengan akun @RATU mengungkapkan kekecewaannya, “Aku pendukung mega, aku support dia. Tapi yang kemarin yg manggil2 netizen gitu, fatal. Semoga jadi pem’ Kembalii ke atas.”

Sementara itu, akun @Witama_Jayagroup menyoroti dampak sosial media, “Dia besar bukan karena sosmed, dia bisa main di Korea bukan karena netizen, jadi gak usah seenaknya komen dan ngehujat.”

Namun, ada juga yang mendukung Megawati, seperti @bangswan7 yang berkomentar, “Kamu hebat, kamu tetap yg terbaik dimanapun.”

Pelatih Gresik Petrokimia, Jiang Jie, turut memberikan klarifikasi terkait kondisi Megawati.

Ia menjelaskan bahwa sang pemain belum sepenuhnya pulih dari cedera dan tim masih bekerja keras untuk pemulihannya.

“Dia masih recovery. Sekitar tiga minggu ini tim bekerja keras untuk pemulihan Megawati,” ungkap Jiang usai laga melawan Jakarta Electric PLN pada Sabtu (3/5/2025).

Ia juga memilih untuk mengistirahatkan Megawati di laga tersebut dengan harapan kondisinya membaik jelang laga perebutan tempat ketiga melawan Jakarta Electric PLN pada 10 Mei 2025 di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Kontroversi ini mencerminkan tekanan besar yang dihadapi atlet di era media sosial, di mana ekspektasi publik sering kali tidak sejalan dengan realitas di lapangan.

Beberapa netizen, seperti @CHA_idol, mencoba melihat dari sisi lain dengan berkomentar, “Hat hat bikin caption mabok, soalnya byk yg panas.”

Sementara itu, akun @Naya menyoroti perjuangan Megawati, “Habis ini permalukan lagi caption nya gass terus kak megaaa.”

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa di balik sorotan publik, atlet juga manusia yang menghadapi tantangan fisik dan mental.

Dengan harapan juara Gresik Petrokimia yang telah pupus, Megawati kini fokus untuk mempersiapkan diri pada laga penutup melawan Jakarta Electric PLN.

Meski diwarnai kontroversi, dukungan dari penggemar setia masih mengalir untuk pevoli asal Jember ini.

Publik menantikan apakah Megawati dapat bangkit dan membuktikan kemampuannya di lapangan, sekaligus meredam kritik dengan aksi nyata pada pertandingan mendatang. (tas)

Editor : Tasropi
#sorotan publik #Proliga 2025 #Megawati Hangestri Pertiwi #Megatron #siaran langsung