RADARSEMARANG.ID - Maraknya peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan di berbagai daerah belakangan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Praktik curang ini bisa saja merugikan secara finansial, serta mengancam kesehatan mesin kendaraan yang Anda gunakan sehari-hari.
Salah satu modus yang ramai diperbincangkan adalah mengoplos BBM subsidi, seperti Pertalite, kemudian menjualnya seolah Pertamax asli.
Tentunya hal ini sangat merugikan, mengingat perbedaan kualitas dan harga antara keduanya. Mesin yang seharusnya mengonsumsi BBM beroktan tinggi justru diberi campuran yang tidak sesuai spesifikasi.
Namun, mengenali BBM oplosan sejatinya bukanlah hal yang mustahil. Ada beberapa cara sederhana namun efektif yang bisa Anda terapkan.
Untuk itu, kenali beberapa ciri Pertamax asli dan waspadai pertalite oplosan berikut ini agar dapat menjaga performa kendaraan Anda,
Pertamax asli berwarna biru jernih atau biru kehijauan, sedangkan Pertamax Turbo merah, dan Pertalite hijau terang. Jika warna tidak sesuai, seperti keruh atau kekuningan, waspadalah.
Perhatikan juga aromanya. Pertamax asli tidak berbau tajam. Bau aneh atau mirip minyak tanah bisa jadi tanda adanya campuran.
Selain itu, periksa kejernihan dan endapan bahan bakar. Caranya; tuangkan sedikit ke wadah transparan atau cek di nozel.
Pertamax asli harus jernih tanpa endapan. Kotoran atau kekeruhan menandakan kontaminasi.
Uji penguapan dengan menjatuhkan sedikit bahan bakar di jari. Jika cepat kering, itu asli. Jika lambat menguap atau meninggalkan residu, ada campuran zat lain.
Metode terakhir adalah menggunakan kertas koran bekas. Caranya, teteskan sedikit bahan bakar minyak ke kertas.
Jika menggunakan Pertamax asli, tinta tidak akan luntur. Namun, jika tinta mulai pudar, ini menandakan adanya campuran minyak tanah, karena tinta tidak tahan terhadap pelarut dalam minyak tanah.
Penggunaan kertas koran bekas sebagai detektor ini juga populer, seperti yang dibagikan oleh beberapa pengguna di forum komunitas.
Memahami karakteristik dari cara bedakan bensin merupakan langkah awal penting untuk melindungi kendaraan Anda, agar terhindar dari bahan bakar oplosan.
Pastikan untuk selalu mengisi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) resmi Pertamina yang diklaim memiliki reputasi baik.
Meski begitu, kewaspadaan Anda saat ini dapat melindungi dan mencegah kerusakan mesin kendaraan di kemudian hari.
Editor : Baskoro Septiadi