RADARSEMARANG.ID, Li Enhai, seorang chef dari China, telah mencetak rekor membuat mi tertipis di dunia.
Ia pertama kali mencapai prestasi ini pada tahun 2010 dan kembali merebut gelarnya pada tahun 2024 dengan membuat mi yang lebih tipis.
Li Enhai pertama kali mencetak rekor ini di acara televisi Italia "Lo Show Dei Record" pada tahun 2010 dengan membuat mi yang memiliki ketebalan 0,33 mm (0,01 inci).
Ia kembali ke acara tersebut pada tahun 2024 untuk merebut kembali gelar sebagai raja mi super tipis.
Li Enhai, berhasil memecahkan rekor dunia Guinness untuk mi tertipis buatan tangan.
Aksi ini dilakukan di acara televisi Italia Lo Show Dei Record yang berlangsung di Milan.
Enhai memukau penonton dengan keahliannya, menghasilkan mi dengan ketebalan hanya 0,18 milimeter — setara dengan 0,007 inci, hampir tidak terlihat oleh mata telanjang.
Persaingan Sengit di Dunia Kuliner
Ini bukan kali pertama Li Enhai mencetak sejarah.
Sebelumnya, ia pernah memegang rekor tersebut, namun gelarnya direbut oleh seorang chef lain yang berhasil membuat mi setipis 0,14 milimeter.
Tak ingin menyerah, Enhai kembali berusaha untuk merebut gelar tersebut, membawa teknik dan tradisi pembuatan mi Tiongkok ke panggung internasional.
Detik-Detik Pemecahan Rekor
Proses pembuatan mi tertipis ini membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan keterampilan tingkat tinggi.
Dengan tangan terampilnya, Enhai secara perlahan menguleni dan menggulung adonan hingga mencapai tingkat ketipisan yang luar biasa.
Setiap langkahnya menunjukkan dedikasi bertahun-tahun dalam menyempurnakan teknik pembuatan mi tradisional.
Pejabat dari Guinness World Records hadir langsung di lokasi untuk memverifikasi ketebalan mi tersebut.
Setelah pengukuran resmi, mi buatan Enhai yang memiliki ketebalan 0,18 milimeter dinyatakan sebagai rekor baru, menjadikannya kembali sebagai pemegang gelar untuk kategori ini.
Penghargaan untuk Tradisi dan Keterampilan
Meskipun dilakukan di panggung Italia, pencapaian ini menjadi bukti apresiasi global terhadap seni kuliner tradisional.
Kesuksesan Enhai merupakan simbol dari indahnya perpaduan budaya, di mana tradisi Tiongkok diakui dan dirayakan secara internasional.
Kisah Li Enhai dan mi tertipis di dunia ini mengingatkan kita bahwa di balik makanan sederhana sekalipun terdapat kerja keras, keahlian, dan dedikasi luar biasa.
Dan terkadang, kehebatan itu diukur dalam milimeter. (tas)
Editor : Tasropi