RADARSEMARANG.ID, Kartalkaya, Turki – INSIDEN kebakaran melanda sebuah hotel di resor ski Kartalkaya, provinsi Bolu, Turki barat laut, pada Selasa dini hari (21 Januari 2025).
Tragedi ini mengakibatkan 76 orang meninggal dunia dan sedikitnya 51 lainnya terluka.
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengumumkan satu hari berkabung nasional pada Rabu (22 Januari 2025) untuk menghormati para korban.
Baca Juga: Jalan Lingkar Salatiga Makan Korban Lagi, Kali Ini Truk Rem Blong Celaka di JLS
Upaya Penyelamatan yang Dramatis
Insiden kebakaran ini terjadi di Hotel Grand Kartal, sebuah bangunan 12 lantai yang terletak di kaki pegunungan Koroglu.
Saat kejadian, hotel tersebut sedang penuh dengan 238 tamu yang menginap untuk liburan musim dingin.
Beberapa tamu terpaksa melompat dari jendela untuk menyelamatkan diri, sementara yang lain menggunakan seprai sebagai tali darurat.
Seorang tamu, Atakan Yelkovan, menggambarkan suasana kacau di lantai-lantai atas.
“Orang-orang di lantai atas menjerit-jerit. Mereka menggantungkan seprai… Beberapa berusaha melompat,” ujarnya kepada kantor berita setempat.
Tragisnya, salah satu tamu tewas setelah terjatuh saat mencoba turun menggunakan seprai yang robek.
Kisah memilukan juga datang dari seorang saksi bernama Sakrak.
“Seorang ayah berteriak tentang anaknya yang berusia satu tahun. Ia melempar anak itu keluar jendela agar selamat dari kobaran api,” ujarnya kepada Reuters.
Pemadaman dan Investigasi
Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, melaporkan bahwa kebakaran dilaporkan pada pukul 3.27 pagi dan petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi satu jam kemudian.
Api yang diduga berasal dari restoran hotel ini baru dapat dipadamkan pada sore hari.
Hingga saat ini, upaya identifikasi korban melalui tes DNA terus dilakukan, mengingat beberapa jenazah ditemukan dalam kondisi yang sulit dikenali.
Pemerintah Turki telah menunjuk enam jaksa untuk memimpin investigasi. Menteri Kehakiman Yilmaz Tunc mengonfirmasi bahwa sembilan orang, termasuk pemilik hotel, telah ditahan untuk diperiksa lebih lanjut.
“Penyebab kebakaran akan dijelaskan, dan mereka yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan,” tegas Yerlikaya.
Bendera Setengah Tiang untuk Mengenang Korban
Presiden Erdogan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.
Ia menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh gedung pemerintah dan misi diplomatik Turki sebagai tanda penghormatan.
“Rasa duka kami tak terlukiskan,” ujar Erdogan dalam pidatonya.
Fokus Keselamatan Publik
Tragedi ini memunculkan kembali pertanyaan mengenai standar keselamatan di sektor pariwisata Turki.
Para tamu hotel melaporkan bahwa mereka tidak mendengar alarm kebakaran berbunyi, dan koridor dipenuhi asap, yang menyulitkan evakuasi.
Menteri Kesehatan Kemal Memisoglu menyebutkan bahwa beberapa korban luka telah dirawat dan dipulangkan, namun seorang korban masih berada dalam kondisi kritis.
Kesedihan Mendalam di Tengah Liburan
Kebakaran terjadi menjelang liburan musim dingin sekolah, saat banyak keluarga dari Istanbul dan Ankara berlibur di resor ski ini.
Lokasi kejadian, Kartalkaya, dikenal sebagai destinasi populer dengan pemandangan pegunungan yang indah.
Namun, peristiwa tragis ini mengubah suasana liburan menjadi duka mendalam bagi seluruh negeri.
Pemerintah dan masyarakat Turki kini berupaya bersama untuk memulihkan situasi sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga korban.
Hari berkabung nasional menjadi momen untuk mengenang mereka yang telah pergi dan memperkuat komitmen terhadap keselamatan publik di masa depan. (tas)
Editor : Tasropi