Insiden Pengusiran Khabib Nurmagomedov dari Pesawat Jadi Kontroversi dan Mengundang Kecaman UFC

Tasropi • Dipublikasikan Selasa, 14 Januari 2025 | 19:40 WIB
Legenda UFC Khabib Nurmagomedov menjadi sorotan setelah mengalami insiden tidak menyenangkan di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Amerika Serikat.
Legenda UFC Khabib Nurmagomedov menjadi sorotan setelah mengalami insiden tidak menyenangkan di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Amerika Serikat.

RADARSEMARANG.ID, LEGENDA UFC Khabib Nurmagomedov baru-baru ini menjadi sorotan setelah mengalami insiden tak menyenangkan dengan salah satu maskapai penerbangan. Kejadian ini memicu reaksi keras dari komunitas UFC dan publik.

Sang mantan juara dunia itu dilaporkan diminta turun dari pesawat Frontier Airlines setelah seorang penumpang menyatakan merasa "tidak nyaman" dengan keberadaannya di kursi pintu darurat.

Insiden bermula di Bandara Internasional Harry Reid, Las Vegas, Amerika Serikat, ketika Khabib hendak menaiki penerbangan. Ia ditempatkan di kursi dekat pintu darurat.

Namun, sebuah laporan dari penumpang lain menyebutkan ketidaknyamanan duduk di sebelah Khabib, yang akhirnya menyebabkan sang legenda UFC diminta turun dari pesawat.

Spekulasi berkembang terkait alasan di balik pengusiran tersebut. Salah satu narasi yang ramai dibicarakan adalah dugaan prasangka terhadap pandangan politik Khabib, yang dikenal pro-Palestina.

 

Kecaman dari Komunitas UFC

Berita ini langsung memicu reaksi dari rekan-rekan sesama atlet UFC. Michael Chandler, salah satu petarung UFC, menyampaikan kecaman tajam terhadap maskapai tersebut.

“Bayangkan jika terjadi keadaan darurat di pesawat, dan Anda memilih untuk tidak mempercayai salah satu atlet terbaik sepanjang masa hanya karena aksennya,” tulis Chandler di platform media sosial X.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan maskapai yang mendiskriminasi penumpang atas dasar kemampuan bahasa Inggris atau aksen sangatlah tidak adil.

Klarifikasi dari Khabib

Khabib sendiri akhirnya angkat bicara melalui unggahannya. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi di maskapai FlyFrontier.

“Awak kabin mendekati saya dengan sikap kasar sejak awal, meskipun saya berbicara bahasa Inggris dengan baik dan bersedia membantu. Tanpa alasan jelas, saya diminta pindah kursi. Setelah itu, keamanan dipanggil dan saya dikeluarkan dari penerbangan,” ujar Khabib.

Ia juga menyayangkan perlakuan yang diterimanya, namun tetap berusaha bersikap tenang dan profesional.

Insiden ini tidak hanya menjadi sorotan di dunia olahraga tetapi juga menyoroti isu diskriminasi di lingkungan publik.

Dukungan dari komunitas UFC untuk Khabib menunjukkan solidaritas terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil.

Hingga kini, insiden tersebut terus menjadi bahan diskusi di media sosial, dengan desakan agar maskapai memberikan klarifikasi lebih lanjut.

Editor : Tasropi
media sosial khabib nurmagomedov petarung UFC