RADARSEMARANG.ID - Prabowo Subianto telah resmi dilantik menjadi Presiden Indonesia ke 8 menggantikan Joko Widodo (Jokowi).
Pelantikan presiden Prabowo ini dilaksanakan pada 20 Oktober 2024 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Saat pelantikan, Prabowo Subianto secara resmi telah diambil sumpah sebagai Presiden Indonesia dengan masa jabatan 2024-2029.
“Kami mengucap sumpah di hadapan seluruh rakyat Indonesia dan terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Prabowo melalui akun @prabowo di media sosial X.
“Kami bersumpah untuk memegang teguh Undang-Undang Dasar serta menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.
Menurut keterangannya, Prabowo berjanji akan berbakti kepada nusa dan bangsa, dan mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersatu.
Disamping itu, pihaknya juga mengajak bekerja bersama demi mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Meski demikian, ternyata terdapat beberapa poin penting yang disampaikan Presiden Prabowo dalam pidato sambutannya tersebut.
Menurut laman Instagram @kemensetneg.ri, Prabowo menyampaikan poin-poin penting terkait program kerja yang akan dilakukan pemerintah di masa kepemimpinan yang baru.
Berikut ini beberapa poin penting dalam pidato perdana Prabowo Subianto usai resmi dilantik menjadi Presiden Indonesia ke-8.
1. Indonesia harus segera swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, harus mencapai ketahanan pangan.
2. Indonesia harus dan mampu swasembada energi agar tidak bergantung dengan bangsa lain.
3. Semua subsidi bantuan kepada rakyat harus sampai dan diberikan langsung kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan dengan memanfaatkan teknologi digital.
4. Untuk mencapai kesejahteraan yang sejati dan kemakmuran yang sebenarnya, kita harus melakukan hilirisasi kepada semua komoditas yang kita miliki.
5. Nilai tambah dari komoditas itu harus menambah kekuatan ekonomi Indonesia sehingga rakyat dapat mencapai tingkat hidup yang sejahtera.
6. Pemberantasan korupsi dilakukan dengan perbaikan sistem, penegakan hukum yang tegas dan digitalisasi.
7. Semua pejabat dari semua eselon dan semua tingkatan harus memberi contoh untuk menjalankan pemerintahan kepemimpinan yang sebersih-bersihnya.
8. Dalam menghadapi dunia internasional, Indonesia mengambil jalan bebas aktif, non-blok, non-aligned.
9. Indonesia ingin menjadi sahabat semua negara tetapi memiliki prinsip "anti penjajahan, anti penindasan, anti rasialisme, anti apartheid".
Editor : Baskoro Septiadi