RADARSEMARANG.ID – Usai kecelakaan di ruas Tol Bawen-Semarang beberapa waktu lalu, Satlantas Polres Semarang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
Hasil pemeriksaan didapati jika sopir kendaraan Isuzu Elf di ruas Tol Bawen-Semarang KM432.600 tidak memiliki SIM.
Kecelakaan mengakibatkan rombongan dari Ponpes Islamic Center Bin Baz Bantul mengalami luka.
Dari data yang diperoleh ada 25 penumpang, 4 orang diantaranya meninggal sisanya mengalami luka.
Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menyampaikan, pihaknya telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah.
Hasilnya, kejadian tersebut murni kecelakaan tunggal karena tidak terjadi benturan dengan kendaraan lain.
“Saksi-saksi sudah diperiksa, di antaranya pengasuh dan sopir truk yang saat kejadian ada di depan Elf,” ungkap Lingga, Sabtu (19/10/2024).
Terkait adanya unsur kelalaian terhadap pengemudi Elf, jelasnya, saat ini pihaknya belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan karena masih trauma dan shock.
Jika terbukti ada unsur kelalaian, maka bisa ditingkatkan statusnya menjadi tersangka.
“Saat ini kami laksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap yang bersangkutan. Hasil tes urin negatif, selanjutnya menunggu tes psikologis hasilnya seperti apa baru akan kita mintai keterangan,” ujarnya.
Dari keterangan keluarga yang bersangkutan, diketahui pengemudi Elf tidak memiliki SIM.
“Pengasuh juga bilang kalau sebelumnya bukan yang bersangkutan yang jadi sopir. Kita akan dalami siapa yang memerintahkannya untuk nyopiri,” lanjutnya.
Sementara jumlah korban luka saat ini ada 13 orang. Semuanya dalam kondisi baik dan sudah dibawa pulang oleh anggota keluarga masing-masing.(dka)
Editor : Tasropi