Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ilmuwan Akan Membangkitkan Spesies Sapi Simbol Kelahiran Eropa yang Telah Punah Ratusan Tahun Lalu, Pertama di Inggris

Aby Genta Putra Prasetya • Jumat, 18 Oktober 2024 | 21:16 WIB
Ilustrasi kuno tentang Auroch, nenek moyang sapi modern
Ilustrasi kuno tentang Auroch, nenek moyang sapi modern

RADARSEMARANG.ID - Di Benua Biru, khususnya di Britania Raya dan Belanda kita biasa melihat simbolisasi tentang keagungan singa sebagai fauna yang menyimbolkan kerajaan mereka dengan gagah dan digdaya.

Namun, singa atau Panthera Leo bukanlah fauna khas yang endemik dari daerah tersebut, singa didatangkan ke Eropa sejak masa lalu dari Afrika sebagai peliharaan para raja.

Spesies ini begitu menonjol dan realistis dalam seni dari akhir Zaman Perunggu. Namun, banyak orang-orang Eropa justru banyak yang kurang mengenal Auroch, hewan yang diyakini secara budaya menjadi awal kelahiran budaya bangsa ini.

Dari kisah legenda Yunani, diceritakan bahwa Zeus sang Dewa Ayah dalam wujud Banteng (Auroch) menculik dan mempersunting Europa, seorang putri cantik. Lewat hal ini, disebutkan bahwa Putri Europa melahirkan banyak bangsa-bangsa Kaukasoid yang kini hidup di Benua Eropa, oleh karena ini lah bangsa Eropa memiliki ikatan secara budaya yang kuat terhadap hewan Auroch tersebut.

Untuk selama jutaan tahun silam, daratan padang rumput Eropa dipenuhi oleh herbivora Auroch berbadan besar yang menjadi cikal bakal terlahirnya spesies sapi modern yang kita kenal seperti sekarang.

Para ilmuwan sepertinya memiliki rencana untuk membangkitkan kembali spesies sapi besar yang dahulu pernah hidup bebas berkeliaran di daratan Eropa.

Auroch atau yang kemudian dikenal sebagai Tauros memiliki sejarah panjang yang sayang apabila umat manusia membiarkan spesies ini punah dan kemudian dilupakan oleh generasi selanjutnya.

Meskipun secara faktual spesies ini memang telah punah, namun ternyata di keturunannya yakni sub jenis sapi-sapi modern yang ada di Eropa masih memiliki DNA yang bisa digunakan untuk membangkitkan Auroch dari tidur panjangnya.

Melalui Tauros Programme, para ilmuwan memiliki ide dan optimisme yang kuat dalam membangkitkan hewan yang telah punah ini kembali ke alam liar semirip dan sedekat mungkin dengan Auroch asli yang dahulu pernah hidup.

Auroch merupakan hewan mamalia terbesar yang ketiga di Eropa, tentunya dibawah Mammoth (Gajah Purba) dan Badak Berbulu yang keduanya juga sudah punah sejak lama.

Untuk mengembalikannya ke kehidupan, para ilmuwan menggunakan metode Active natural breeding, Artificial insemination, Embryo transplantation, Mild selection dan Strong Selection sejak tahun 2008 dan akan diperkirakan bisa diwujudkan dalam tahun 2025.

Proses ini paling umum menggunakan spesies Sapi Iberian dan Polodian (spesies sapi asli Ukraina/Moldova) yang memiliki kesamaan DNA paling tingga dengan Auroch dibanding spesies lainnya.

Namun, tak memungkiri juga program ini telah menggunakan banyak sapi dari jenis lain untuk menciptakan genus baru Auroch 2.0 yang mirip mendekati aslinya. Seperti sapi jenis Limia, Maremmia, Maronesa, Sayaguesa dan Pajuna.

Jenis-jenis Sapi yang Digunakan Dalam Membangkitkan DNA Aurochs
Jenis-jenis Sapi yang Digunakan Dalam Membangkitkan DNA Aurochs

Baca Juga: Harimau Ngandong, Spesies Harimau Raksasa yang Keberadaan Fosilnya Ditemukan di Blora Jawa Tengah

Para sapi pilihan yang terbaik kemudian dikirim ke Belanda untuk kemudian dilakukan pembuahan, melalui pembuahan alami ataupun bantuan teknik artificial insemination yang mampu menciptakan kualitas terbaik dari spesies tersebut.

Program Tauros ini dilakukan sepenuhnya oleh para ahli yang kompeten, seperti Ilmuwan Genetis, Ekologis, Biologis, Arkeologis, Arkeologis Fauna, Sejarawan dan kelompok-kelompok ahli tentang sapi di Eropa.

Program ini juga turut didukung secara penuh dan optimis oleh banyak organisasi ternama seperti Grazelands Rewilding, Utrecht University (Faculty of Veterinary Medicine), Wageningen University (Animal Breeding and Genomics Centre) dan ARK Nature.

Untuk penyebaran paling awalnya, Auroch pertama nanti akan ditempatkan di Inggris. Dengan harapan bahwa akan memperkaya keragaman hayati yang ada di daerah tersebut.

Letak lokasinya secara detail disebutkan bahwa Auroch pertama ini akan ditempatkan di Dundreggan Estate, wilayah hijau yang didukung oleh Danau Loch Ness yang melegenda.

Source: Rewilding Europe, Forestry Journal

Editor : Baskoro Septiadi
#Sapi Simbol Kelahiran Eropa #Sapi Punah Inggris #Sapi Purba Eropa #Ilmuwan Bangkitkan Sapi Purba #Ilmuwan Bangkitkan Sapi Punah