Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Klarifikasi Dugaan Jet Pribadi Kaesang Bilang Nebeng Punya Teman, ALvi Lien : Pesawat Pribadi kok Jual Tiket

Aris Hariyanto • Kamis, 19 September 2024 | 02:57 WIB
Alvin Lie memberikan tanggapan kritis terkait dugaan penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep.
Alvin Lie memberikan tanggapan kritis terkait dugaan penggunaan jet pribadi oleh Kaesang Pangarep.

RADARSEMARANG.ID, - Kaesang Pangarep, baru-baru ini kembali menjadi sorotan publik setelah dilaporkan kasus dugaan gratifikasi jet pribadi.

Dugaan gratifikasi ini memicu reaksi beragam dari berbagai pengamat dan masyarakat jagad maya di media sosial.

Kaesang sendiri telah memberikan klarifikasi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus gratifikasi tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun, KPK menyebutkan bahwa biaya tiket jet pribadi yang digunakan oleh Kaesang mencapai Rp 90 juta per orang.

Informasi ini berasal dari penuturan Kaesang yang menyatakan bahwa ia awalnya berencana menggunakan penerbangan kelas bisnis dengan biaya yang sama.

Namun kemudian, dalam klarifikasinya Kaesang mengaku “Nebeng” kepada temannya untuk menumpang jet pribadi.

"Dan tadi saya juga didalam mengklarifikasi perjalanan saya di tanggal 18 Agustus ke AS, yang numpang atau bahasa bekennya nebeng-lah”.

“Nebeng pesawatnya teman saya,” ucap Kaesang dalam sebuah utas video yang beredar di media sosial.

Menurut juru bicaranya, Francine Widjojo, menyatakan bahwa Kaesang hanya menumpang temannya berinisial 'Y' ke Amerika Serikat.

Adapun nama temannya sudah diserahkan ke KPK. Sedangkan netizen menduga inisial ‘Y’ tersebut adalah Ye Gang, pemilik marketplace Shopee.

“Inisial "Y" Sesuai si pemberi tumpangan Kaesang adalah Ye Gang (Gang Ye) pemilik marketplace Shopee. Kalau begini jls bukan sekedar "Nebeng" seperti alasan yg disebutkan oleh Kaesang,” tulis netizen @BebyS******t.

“GRATIFIKASI MERUPAKAN SALAH SATU JENIS TINDAK PIDANA KORUPSI. Apa KPK punya nyali,” lanjut netizen tersebut.

Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie memberikan tanggapan kritis terkait dugaan penggunaan jet pribadi oleh Kaesang.

Alvin mempertanyakan legalitas penggunaan jet pribadi tersebut, terutama karena jet pribadi biasanya memiliki izin non-komersial dan tidak seharusnya menjual tiket.

Disamping itu, Ia juga menyoroti potensi pelanggaran peraturan yang mungkin terjadi dalam kasus dugaan gratifikasi jet pribadi ini.

“Pesawat pribadi, ijinnya Non-Komersial (Bukan Niaga) kok jual tiket? Angkut penumpang berbayar dari negara asing pula. Berapa banyak peraturan yg dilanggar?,” tulis Alvin Lie di media sosial X.

Meski demikian, terpantau banyak netizen merasa penjelasan Kaesang tidak logis dan meragukan kebenarannya.

Beberapa netizen lain mempertanyakan bagaimana mungkin biaya tiket jet pribadi bisa sama dengan tiket kelas bisnis.

“Btw, 90 juta itu kira-kira harga tiket one way Singapore Airlines kelas bisnis rute Jakarta-Los Angeles. Tetap saja jauh lebih mewah dan nyaman naik private jet,” tulis netizen @_yo***h.

Editor : Iskandar
#biaya tiket jet pribadi #Gratifikasi #Kaesang Pangarep #nebeng #Francine Widjojo #tindak pidana korupsi #media sosial #jet pribadi #kasus dugaan gratifikasi #amerika serikat #alvin lie #KPK #netizen #Gang Ye #pengamat penerbangan