Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Deretan Bukti Kekerasan Cherry Lai terhadap Mantan Karyawan Brandoville yang Viral di Medsos

Aris Hariyanto • Senin, 16 September 2024 | 02:46 WIB
Salah satu tangkapan layar bukti kekerasan Cherry Lai terhadap mantan karyawan Brandoville Studios.
Salah satu tangkapan layar bukti kekerasan Cherry Lai terhadap mantan karyawan Brandoville Studios.

RADARSEMARANG.ID - Kasus kekerasan mantan karyawan Brandoville Studios yang melibatkan Cherry Lai, telah mengejutkan publik.

Istri CEO Brandoville Studios Ken Lai tersebut diduga melakukan berbagai bentuk kekerasan terhadap mantan karyawannya, Christa Sydney.

Tak hanya Christa saja yang mendapatkan perlakuan kekerasan, bahkan mantan karyawan Brandoville lainnya juga pernah mendapatkan Physical Abuse serupa.

Terpantau dari media sosial X, banyak teman-teman Christa yang mengungkap bukti kekerasan Cherry Lai terhadap mantan karyawannya.

Christa Sydney, mantan Assistant Creative Director di Brandoville Studios, mengklaim bahwa Cherry Lai melakukan kekerasan fisik dan emosional terhadapnya.

Tuduhan ini mencakup pemukulan, ancaman pembunuhan, eksploitasi pekerja dan Physical Abuse lainnya.

Salah seorang netizen @Nutritsari mengatakan “Dan ini cuma Christa, belum yang lain”.

“Ada ibu hamil yang sampe pendarahan, melahirkan prematur, saat anaknya meninggal dimarahi dan diancam Cherry Lai karena tidak kerja,” sambungnya.

Sementara menurut akun @Dyanasthasia, berikut ini tindakan kekerasan yang menimpa Christa saat bekerja di Brandonville oleh Cherry Lai.

Physical Abuse:

 

Financial Abuse

Mental Abuse:

"Mohon dukungannya kepada Christa Sydney dan jangan biarkan Cherry Lai dan Ken Lai membuka bisnis APAPUN lagi. Mereka seharusnya dipenjara," tulis @Dyanasthasia.

Tak segan-segan, warganet pun meresponnya dengan berbagai fakta kekerasan Brandoville Studios dan kecaman kepada Cherry Lai.

"Btw ini akhirnya ada yg speak up, tmn kaka gw kerja disini, udh resign tahun lalu. dan yes aslinya lebih parah lg dari ini, bahkan bisa banting2 barang employee nya. sick," tulis @copuco_.

@sheetarincha mengatakan "Gw dulu pernah kerja disini di tahun 2020 akhir sampai 2021 akhir juga. Semua fakta yg di ceritakan oleh writer beneran terjadi. Saya juga pernah menyaksikan writer tersebut dimarahi dan dibentak didepan kami semua".

Dari akun @alisonk0kane menyampaikan "Kepada semua orang (secara lisan) terutama mereka yang bekerja dekat dengannya! (Saya mantan karyawan) Secara fisik saya tidak yakin apakah ada orang lain yang menargetkan".

Menurut @Dyanasthasia, semua yang resign dari Brandonville diteror sama Cherry sampe kerumah.

“Terus khusus Christa, she got deprived from sleep, eating, dan diputus hubungan sama semua orang sekitarnya. Menurut kamu orang yang ada di situasi itu bisa ngumpulin bukti komprehensif kah?,” tegas @Dyanasthasia

“Biadab bner orang kek giniii,” tulis akun @Bapack_pack.

“Nangis gw buka Gdrivenya. Sakit banget, harus dihukum itu si Cherry Lai,” tulis @prastikodesu.

Editor : Baskoro Septiadi
#Christa Sydney #Physical Abuse #Brandoville Studios #mantan karyawan Brandoville #fakta kekerasan Brandoville Studios #ancaman pembunuhan #Cherry Lai #Kasus kekerasan Cherry Lai #bukti kekerasan Cherry Lai #Ken Lai #media sosial X #eksploitasi pekerja