RADARSEMARANG.ID - Sebuah video viral menunjukkan seorang guru tertangkap kamera diduga melakukan penganiayaan terhadap siswanya.
Insiden tersebut dikabarkan terjadi di SMAN 2 Cianjur pada 5 September 2024 melalui sebuah unggahan video viral di media sosial.
Terlihat dalam rekaman video, guru ini tampak memukul dan mendorong siswa murid laki-laki hingga suaranya terdengar menggelegar.
Menurut laporan, insiden ini bermula ketika siswa tersebut tersenyum kepada temannya yang berada di luar kelas saat jam pelajaran.
Guru yang diketahui mengajar mata pelajaran matematika ini merasa bahwa siswa tersebut menertawakannya.
Kemudian memicu kemarahan dan tindakan kekerasan dari guru tersebut yang di saksikan oleh siswa lainnya hingga ada yang merekamnya.
Pada akhirnya video rekaman tersebut tersebar luas dan menjadi viral melalui unggahan dari akun @Heraloebss di media sosial X.
Menurut keterangannya, Kepala SMAN 2 Cianjur, Taufik Haruman membenarkan kejadian tersebut terjadi di SMAN 2 Cianjur pada Kamis, (5/9).
“Siswa di dalam kelas diajak senyum sama siswa yang ada di luar kelas kemudian senyum lagi ke siswa yang di luar”.
“Sang guru Matematika merasa siswa itu menertawai dirinya, dan terjadilah Penganiayaan,” bunyi postingan tersebut.
Banyak netizen mengecam kekerasan yang dilakukan oleh guru matematika tersebut.
“Waduh kok begitu ya bu guru, apa masih relefan ya jaman sekarang gaya mendidik begini di depan kelas? Apa ga ada cara lain yang lebih mendidik,” tulis netizen.
Beberapa diantara mereka juga ada yang mendesak pihak sekolah dan otoritas terkait untuk mengambil tindakan tegas.
“Tindakan guru salah dan harus mendapat perhatian kepsek knp guru tsb bgtu? Apa karena tekanan mengajar atau gaji kecil dll,” tulis @rifkypras_.
Terpantau juga netizen yang berbagi pengalaman pribadi mereka tentang kekerasan yang pernah dialami di sekolah.
Menurut netizen @Heraloebss, mapel Matematika menjadi pelajaran paling dihindari oleh mayoritas murid di Indonesia.
Disamping itu, pelajaran matematika dengan rumus-rumus yang sulit membuat murid pusing.
“Apalagi jika guru pengajarnya galak. Otomatis murid jadi malas apabila pelajaran matematika,” ungkap @Heraloebss.
Editor : Baskoro Septiadi