Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Voice Note Dokter Risma Bocor ke Publik, Ungkap Dugaan Perundungan di PPDS Anestesi Undip dari Seniornya

Muhammad Iqbal Amar • Rabu, 28 Agustus 2024 | 02:12 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID-Pesan suara atau voice note Dokter Risma kepada ayahandanya Moh Fakhruri terungkap ke publik.

Voice note yang berisi percakapan dokter Risma dengan ayahnya itu dilakukan saat menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Undip.

Voice note yang berisi rekaman suara curhatan mendiang dr Risma Aulia Lestari itu muncul di saat ayahandanya meninggal dunia tepat di hari Selasa (27/08/2024).

Dalam audio yang beredar dan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, voice note tersebut menggambarkan dugaan perundungan yang terjadi di PPDS Anestesi Undip 

Voice note Dokter Risma ke ayahanda berisi tentang dugaan eksploitasi dari dokter senior Undip.

Sebelum akhirnya Dokter Risma nekat bunuh diri dan meninggalkan catatan diary yang berisi ketidaksanggupannya melanjutkan program PPDS Anestesi Undip dan perundungan yang dilakukan seniornya.

Rekaman tersebut menyiratkan dugaan perundungan dan  eksploitasi yang dilakukan dokter senior di RSUP dr Kariadi.

Korban juga dipaksa kerja rodi di RSUP dr Kariadi Semarang

Berikut isi voice note Dokter Risma

Engga paah...

Tiap aku bangun tidur itu paahh...

Badannya sakit semua

Punggungnya sakit semua

Bangun harus pelan-pelan

Kalau ngga pelan-pelan aku nggak bisa bangun

Aku aja tadi mau minum susah

Di bangsal minum engga bisa

Akhirnya aku minta tolong customer service (CS)

Terus akhirya aku kasih uang Rp. 50 ribu

Aku minta nitip minum

Buat dia belikan minum

Karena kan aku ngga boleh ke kantin, ke minimarket sama sekali pah.

Paah..

Bener-bener ya, pah disini (PPDS Undip) tuh, 

Programnya kacau-kacau paah

Aku tanya temen yang di Universitas Sebelas Maret (UNS) itu...

Enggak 24 jam paah

Aku ngga tahu, aku bisa apa nggak paah

 Sebelumnya, Undip  membantah adanya perundungan yang diduga menyebabkan dr Aulia nekat bunuh diri. Rektor Undip Prof Dr Suharnomo SE, M.Si menyampaikan bahwa  korban selama ini merupakan mahasiswi yang berdedikasi dalam pekerjaannya.

Namun, korban disebut mempunyai problem kesehatan yang dapat mempengaruhi proses belajar yang sedang ditempuh.  "Dengan menjunjung tinggi nilai-nilai konfidensialitas medis dan privasi almarhumah, kami tidak dapat menyampaikan detail masalah kesehatan yang dialami selama proses pendidikan."

Terkait problem kesehatan korban, pihak Undip mengeklaim telah memantau secara aktif perkembangan kondisi yang bersangkutan selama proses pendidikan. "Berdasarkan kondisi kesehatannya, almarhumah sempat mempertimbangkan untuk mengundurkan diri, namun karena beliau adalah penerima beasiswa sehingga secara administratif terikat dengan ketentuan penerima beasiswa, sehingga almarhumah mengurungkan niat tersebut." (mia)

Editor : Agus AP
#Dokter Risma #Anestesi Undip #dokter spesialis #Voice Note #kerja rodi #dr aulia risma lestari #Voice note Dokter Risma #PPDS Anestesi Undip #Moh Fakhruri