RADARSEMARANG.ID - Kota Salatiga terkenal dengan keindahan alamnya yang berpadu dengan keunikan kearifan lokal.
Perpaduan tersebut hingga membuat kota Salatiga menjadi tempat destinasi wisata berkelanjutan, salah satunya hidden gem Tapak Hapsari.
Seperti halnya destinasi wisata alam Gumuk Sidul Menul-Menul, pemberian nama Tapak Hapsari juga punya arti dan maksud tersendiri.
Tapak Hapsari merupakan salah satu dari beberapa destinasi wisata alam hidden gem di Salatiga dengan udara yang sejuk.
Hidden gem ini menghadirkan panorama yang indah dengan pengunjung dapat melihat pemandangan sawah berlatar pegunungan yang berdiri megah.
Selain itu, Tapak Hapsari menggunakan lahan persawahan produktif untuk dikembangkan menjadi wisata alam yang bersifat reflektif dan edukatif.
Lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi dibangun untuk dilengkapi dengan aneka fasilitas penunjang pariwisata.
Fasilitas Tapak Hapsari dilengkapi dengan Gazebo, Menara pandang dan Spot Foto tanpa mengubah bentuk asli dari sawah yang ditanami padi.
Meski demikian, Tapak Hapsari memilki arti nama tersendiri untuk menjadi destinasi wisata kebanggaan kota Salatiga.
Menurut laman pemkot Salatiga, nama Tapak Hapsari memiliki arti Harapan Mangunsari, dengan maksud menjadi harapan bagi warga Mangunsari, Salatiga.
Di tempat ini, sangat ideal menjadi wisata edukatif sambil healing liburan seru bernuansa alam.
Pasalnya, pengunjung dapat belajar langsung tentang proses bertani padi, mulai dari menanam hingga panen.
Bagi anak-anak, ini dapat menjadi pelajaran berharga tentang asal-usul makanan yang mereka konsumsi sehari-hari.
Menariknya, hidden gem Tapak Hapsari terbuka untuk umum tanpa tiket masuk, dengan jam buka mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Lokasi Tapak Hapsari berada di Wilayah Cabean, Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Jawa Tengah.
Untuk menuju ke lokasi, Anda bisa menelusuri rutenya melalui gogle maps : https://maps.app.goo.gl/L9688a5ZzQsTYn9u8.
Editor : Baskoro Septiadi