RADARSEMARANG.ID, Semarang - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, napi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Semarang dilatih membuat cookies dan kue kering. Pelatihan ini menggandeng pihak ketiga yakni Andas Cake I.
Kepala Lapas Semarang Usman Madjid mengatakan, di tahun Ini bidang kegiatan kerja mendapatkan anggaran paket pelatihan pembinaan kemandirian yakni unit bakery. Ada 20 orang napi yang tergabung dalam pelatihan ini.
"Adanya pelatihan ini diharapkan dapat memberikan output antara lain meningkatkan produktivitas dari para warga binaan," kata Kalapas.
Usman juga berharap produk-produk yang diciptakan nantinya bisa dikembangkan lebih luas.
Bila perlu dipasarkan di luar lapas agar semakin dikenal bahwa di warga binaan di Lapas memiliki kegiatan bermanfaat.
"Semoga dapat dipasarkan dan dikenal oleh masyarakat di luar sana," tuturnya.
Sementara itu, Instruktur dari Andas Cake, Lisada Apriyani mengatakan pelatihan ini fokus dalam pembuatan cookies dan kue kering yang digemari masyarakat menjelang bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.
"Pelatihan ini dilakukan selama 12 hari. Kami membuat kue khas lebaran seperti nastar, palm cheese cookies, kastengel, putri salju," katanya. (ifa/bas)
Editor : Baskoro Septiadi