RADARSEMARANG.ID - Sebuah video menunjukkan keributan antara seorang Youtuber dengan sekelompok pengemudi ojek online (ojol) viral di media sosial.
Keributan itu diketahui terjadi di Jalan Alternatif Cileungsi Cibubur pintu masuk Kota Wisata, Kabupaten Bogor, pada Senin (12/2) malam.
Video tersebut memperlihatkan youtuber yang diketahui bernama Laurend Hutagalung sedang membuat konten edukasi stop lawan arah.
Kemudian ia bersitegang dengan para ojol yang dikabarkan merasa tersinggung dengan cara Laurend saat menegur pelanggar.
Tampak Laurend bersama timnya sedang melakukan aksi penertiban lawan arus dengan cara menghentikan dan menegur para pengendara yang melanggar.
Namun, aksi tersebut terlihat tidak disukai oleh sebagian ojol yang merasa Laurend bersikap kasar dan mengganggu pekerjaan mereka.
Mereka menyoroti Laurend dan timnya tidak melengkapi kendaraannya dengan spion dan diduga memakai knalpot brong.
Bahkan, ada yang tidak memakai helm. Mereka menyarankan Laurend untuk lebih santun dan menghormati profesi ojol.
Berdasarkan keterangannya, salah satu ojol ada yang merasa tersinggung, lalu mendatangi Laurend dan meminta penjelasan.
Saat dimintai penjelasan, Laurend yang menurutnya merasa tidak salah pun beradu mulut dengan ojol tersebut.
Tak lama kemudian, sejumlah ojol lainnya ikut datang dan menggerubung Laurend bersama timnya.
Terlihat dalam video tersebut suasana semakin memanas dan terjadi keributan di jalan raya.
Video keributan tersebut kemudian diunggah oleh akun Instagram @infocileungsiid dan mendapat berbagai tanggapan dari netizen.
Sebagian netizen mengapresiasi aksi Laurend yang dianggap berani dan peduli dengan keselamatan berkendara.
Merek (netizen) menilai Laurend telah melakukan edukasi yang penting bagi masyarakat.
Namun demikian, sebagian netizen lainnya justru mengkritik Laurend yang dianggap sombong dan sok tahu.
“Yutuber bkin konten enak amat yh nyari ksalahan org lah dy dpet duit dri yutub.. pdhal itu kan bkn tugas dy, tugas.a aparat kepolisian..,” tulis netizen.
“udah salah msh aja lu ngamuk heh kalian yg suka lawan arah,” ujar netizen lain.
Sementara itu, dari pihak youtuber menjelaskan bahwa, terdapat 1-3 oknum ojol yang dianggapnya sebagai provokator.
“Kita dari awal adem ayem dan damai humanis dari sore jam 5 sampa jam 7 malam buat edukasi lawan arah”.
“Dan di jam 7 malam mulai ramai mereka oknum ojol nongkrong mantau dan puncaknya jam 7.45 malam ada provokator mancing-mancing,” ungkap Youtuber tersebut.
Laurend menambahkan “semua ada bukti vidio dan di postingan ini saya balik marah karena teman saya di intimadasi dengan bawa massa. Padahal kami uda mau bubar tapi di intimadisi trus”.
Editor : Baskoro Septiadi