RADARSEMARANG.ID - Kereta Api Kaligung melakukan seremoni hari ulang tahun ke-25 pada Minggu (4/2).
Dalam perayaan ini PT. KAI Daop 4 Semarang bersama komunitas Railfans Tegal melakukan beberapa kegiatan dalam perjalanan spesial ini.
Tampilan Lokomotif diberi rangkaian bunga dan kereta makan pada rangkaian kaligung diberi tulisan "25 Tahun KA Kaligung Terus Bergerak, Semarak Tahun Perak" dengan latar warna biru.
Seremoni ini sebagai rasa syukur beroperasinya KA andalan warga Tegal, Brebes, Cirebon untuk menuju ke ibukota Jawa Tengah.
Layanan kereta api ini mulai beroperasi pada 4 Februari 1999 dengan melayani rute Semarang menuju Tegal PP dengan kelas bisnis dan ekonomi.
Nama Kaligung sendiri diambil dari nama sungai "Kali Gung" atau "Ketiwon" yang mengalir di daerah Kabupaten Tegal dan Kota Tegal.
Dalam perjalanannya Kaligung sempat beberapa kali mengalami perubahan kelas layanan dan penambahan jam keberangkatan.
Pada awal beroperasinya menggunakan Kereta Rel Diesel (KRD) tipe MCW hingga tahun 2010an mulai digantikan dengan rangkai kelas ekonomi yang ditarik lokomotif.
Pada tanggal 1 Desember 2010, PT KAI meluncurkan kereta api Kaligung Mas, salah satu layanan unggulan yang melayani kelas bisnis dan eksekutif, beroperasi menggunakan rangkaian kereta api Cirebon Ekspres.
Pada perjalanan tahun 2010 juga Kaligung sempat mengakhiri perjalanan di Stasiun Slawi, namun tak berselang lama rutenya kembali hanya sampai Stasiun Tegal.
Pada rentang tahun 2012 hingga 2014, dilakukan peningkatan jumlah perjalanan kereta api ini, serta peleburan layanan dengan menggabungkan layanan kereta api Kaligung dan Kaligung Mas.
Mulai 7 Februari 2017, rangkaian kereta api ini diubah menjadi rangkaian kereta kelas ekonomi keluaran tahun 2016 buatan PT INKA.
Pada rentang tahun 2017 hingga 2019, jumlah pemberhentian pada beberapa perjalanan kereta api Kaligung ditambah sehingga ia melayani naik/turun penumpang di Stasiun Batang.
Selain itu, lintas pelayanan kereta api ini diperpanjang hingga Stasiun Brebes dan kembali diperpanjang hingga Stasiun Cirebon Prujakan sejak berlakunya grafik perjalanan kereta api (gapeka) 2019.
Serta mengalami penambahan kelas dari hanya membawa kelas ekonomi ditambahkan kelas eksekutif yang bertahan hingga saat ini.
Kaligung masuk dalam layanan kereta api aglomerasi yang dikelola oleh PT. KAI Daop IV Semarang.
Kini melayani keberangkatan dari Semarang Poncol menuju tujuan akhir Tegal, Brebes, hingga Cirebon Prujakan dengan 8 hingga 10 kali keberangkatan pulang pergi dalam sehari di gapeka terbaru.
Dengan pemberhentian di Weleri, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Brebes, Tanjung, Losari, Babakan, dan Cirebon Prujakan yang disesuaikan dengan tujuan akhir pada perjalanan.
Penumpang Kaligung rata-rata merupakan para mahasiswa dan pegawai di Semarang yang berasal dari daerah pantura jateng sisi barat seperti Pemalang, Tegal, Brebes, dll.
Saat ini rute Semarang-Tegal memiliki tarif per Februari 2024 sebesar 100 ribu untuk kelas Ekonomi dan 120 ribu untuk kelas Eksekutif.
Pembelian tiket dapat melalui aplikasi Access by KAI dan agen tiket maupun ecommerce yang bekerja sama dengan KAI.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengucapkan terimakasih kepada seluruh pelanggan KA Kaligung.
Pihaknya akan terus menjaga kepercayaan dan meningkatkan pelayanan.
Selain menghias rangkaian Kaligung, pada acara ini juga diadakan pameran foto lawas perjalanan KA Kaligung di lobi Stasiun Tegal.
Selain itu, turut dibagikan berbagai hadiah berupa coklat, bunga, ataupun kue kepada pelanggan yang sedang menaiki KA Kaligung di hari spesialnya.
Editor : Baskoro Septiadi