RADARSEMARANG.ID – Maut kembali menjemput di perlintasan kereta api. Kali ini nasib nahas menimpa seorang remaja railfans (pecinta kereta api) yang tertabrak lokomotif di petak Stasiun Pondok Jati, Jatinegara (Gunung Antang).
Dilansir dari unggahan akun Instagram @folkshitt, yang diunggah Minggu (04/02/2024), musibah kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (03/02/2024), sekitar pukul 12.34 WIB.
Akun X (Twitter), @folkshittmedia, juga tampak mengunggah video detik-detik korban saat tertabrak lokomotif tersebut.
Sementara, dilihat dari postingan pengguna akun Fajar Hari Pratama di media sosial Facebook, pada Sabtu (03/02/2024), diketahui remaja railfans tersebut merupakan siswa kelas 7 SMP.
Video tersebut direkam oleh rekan korban sendiri. Agaknya, korban dan rekannya tersebut diduga tengah hunting video kereta api bersama-sama demi konten.
Terlihat dari video, korban tengah merekam video di tengah lintasan rel, sementara kawannya juga berdiri merekam video di rel yang sama dengan korban, pada jarak agak berjauhan.
Diduga, keduanya tidak memperhatikan situasi sekeliling karena fokus merekam kereta yang akan lewat, sehingga ia tak menyadari ada sebuah lokomotif melintas di rel dimana mereka berdiri.
Ketika kereta yang hendak mereka rekam itu melintas (menurut informasi adalah KA Bangunkarta) dari sisi berlawanan di seberang rel, saat itulah tiba-tiba datang lokomotif (diduga lokomotif dinas KA Brantas) yang melintas di rel dimana mereka berdiri.
Akibatnya, korban tertabrak, karena posisinya berdiri paling dekat dengan lokomotif. Sementara rekannya berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke tengah antara dua jalur rel.
Kemungkinan, suara bising KA Bangunkarta yang melintas dari sisi seberang inilah, yang membuat keduanya tidak mendengar suara lokomotif yang melintas mendadak.
Padahal terlihat di video, sang masinis kereta Bangunkarta sudah melambaikan tangan, memperingatkan mereka.
Baca Juga: Kocak tapi Malu Abis! Wanita ini Curhat Dikira Bisu Gara-gara Pakai Earphone di Halte Bus
Insiden tertabraknya railfans rekam video dari jarak dekat itu terjadi demikian cepat, bahkan kawan korban pun sampai tak sempat berteriak memanggil korban, karena ia sendiri juga tak menyadari ada lokomotif yang melintas.
Rekan korban baru menyadari ada lokomotif melintas, setelah kamera ponselnya menangkap pergerakan lokomotif setelah mengikuti pergerakan kereta Bangunkarta.
Ia buru-buru menyelamatkan diri ke tengah-tengah dua jalur rel, agar tidak terserempet kereta dan lokomotif yang melintas berlawanan arah secara bersamaan.
Berdasarkan info yang dikumpulkan dari komentar warganet, kereta yang menabrak remaja tersebut hanya lokomotif atau kepala keretanya saja, sebab lokomotif tersebut baru keluar dari depo dan hendak mengambil gerbongnya di stasiun Pasar Senen.
Video tragis ini mengundang komentar miris netizen. Mereka menyayangkan aksi ceroboh kedua remaja yang tak mengindahkan keselamatan nyawa mereka, hanya demi membuat konten kereta api.
“PEDOMAN RAILFANS salah satunya adalah TIDAK MEREKAM/HUNTING DEKAT DENGAN JALUR KA.. Lha ini malah ke tengah,” tulis akun @maulanagaraudy.
“Kenali potensi bahaya, jangan karna mau dapat angle terbaik tapi nyawa taruhannya. Keep safety dimanapun. Turut belasungkawa buat korban,” kata akun @wahyaoe.
“Hunting boleh tapi harus safety.. Padahal udah sering di bilangin ke semua railfans.. Hunting tetep safety jauh dari rel,” tulis akun @masrezaaaa1.
“Innalillahi wainnailaihi rojiun, itu tmnnya pasti shok trauma,” kata akun @niiadewii01.
“Maklum.masih bocil korban nya juga Yang bukan Railfans gak bakalan tau tu bocil Belum faham cara cara hunting dan Nekat hunting di tengah rel demi dapat spot bagus padahal salah. Di tambah Sudah pasti Susah di nasihatin atau Belum di kasih tau tatacara hunting,” sesal akun @pemburu_kereta_06.
Editor : Baskoro Septiadi