Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Momen Haru Wisudawan Disabilitas Salaman Pakai Kaki dengan Sang Rektor di Acara Wisuda Universitas Brawijaya

Hardiana Ratnasari • Rabu, 24 Januari 2024 | 00:39 WIB
Momen haru seorang mahasiswa wisudawan penyandang disabilitas bersalaman dengan sang Rektor di acara wisuda Universitas Brawijaya, dengan menggunakan kakinya. (Instagram @pld_ub)
Momen haru seorang mahasiswa wisudawan penyandang disabilitas bersalaman dengan sang Rektor di acara wisuda Universitas Brawijaya, dengan menggunakan kakinya. (Instagram @pld_ub)

RADARSEMARANG.ID – Elo Kusuma Alfred Mandeville, seorang wisudawan Universitas Brawijaya kini tengah viral di media sosial, setelah dirinya bersalaman dengan sang rektor dengan menggunakan kakinya.

Apa pasal? Ya, Elo adalah wisudawan program Diploma Desain Grafis, Fakultas Vokasi penyandang disabilitas fisik yang sukses diwisuda dalam acara Wisuda Periode IX Universitas Brawijaya Tahun Akademik 2023/2024.

Acara wisuda ini digelar di Gedung Samantha Krida Universitas Brawijaya, Malang, pada Sabtu (20/01/2024).

Dilansir dari video yang diunggah akun Instagram @pld_ub, Elo tampak berjalan menghampiri Rektor Universitas Brawijaya, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc..

Selain membuat pak rektor turun panggung karena panggungnya belum aksesibel, di acara wisuda kali ini pak rektor juga salaman dengan kaki,” tulis akun @pld_ub pada caption video.

Senyum sumrigah penuh kebahagiaan merekah di bibir Elo. Di sampingnya, ia didampingi oleh seseorang yang membantunya membawakan map berisi ijazahnya.

Saat tiba di hadapan rektor, Elo berbincang sesaat dan berfoto bersama dengannya.

Elo pun segera mengangkat kaki kanannya, lantas bersalaman dengan sang rektor dengan menggunakan kaki kanannya tersebut.

Usai berfoto, Elo turun panggung sambil menerima ijazahnya dengan menjepitnya di dagu dan lehernya.

Meski menyandang disabilitas, Elo aktif mengikuti beragam kegiatan di kampusnya, seperti terlihat di Instagram pribadinya, @elomandeville_. Ia mulai berkuliah di Universitas Brawijaya sejak 2019.

Selain Elo, terlihat wisudawan lain yang juga penyandang disabilitas fisik seperti dirinya, yang bernama Duwi Purnama Sidik (Instagram: @dunasi_).

Berbeda dengan Elo yang bisa berjalan kaki, Duwi yang merupakan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, harus menerima ijazahnya dengan duduk di kursi rodanya.

Dan lagi-lagi, Rektor Widodo kembali berbesar hati, turun dari panggung untuk mewisuda Duwi.

Rektor Universitas Brawijaya dan Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya turun panggung untuk memberikan ijazah dan memberikan ucapan selamat kepada Duwi.

Dilansir dari www.pld.ub.ac.id, Universitas Brawijaya memiliki Pusat Studi dan Layanan Disabilitas yang telah didirikan pada 19 Maret 2012.

Hal ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya akses perguruan tinggi untuk penyandang disabilitas, padahal hak pendidikan non-diskriminatif bagi penyandang disabilitas dilindungi oleh Undang-undang dan Konvensi Internasional.

Akibatnya, kurang dari satu persen dari penyandang disabilitas bisa memiliki ijazah S1. Ditambah lagi, sulitnya akses untuk masuk perguruan tinggi yang disebabkan adanya persyaratan ‘sehat jasmani dan rohani’.

Hal ini juga terjadi pada Universitas Brawijaya, padahal salah satu filosofi identitas Universitas Brawijaya yang tertuang dalam lambang dan logo Universitas Brawijaya, yaitu dinamis, universal, dan keadilan.

Seiring pendiriannya, PLD Universitas Brawijaya telah menjalin kerjasama dengan berbagai institusi yang mencakup kebijakan regional maupun internasional, seperti kementerian pemerintah Indonesia, The Asia Foundation, La Trobe University, British Council, dan United Nations.

Universitas Brawijaya juga telah memperoleh berbagai apresiasi penghargaan di bidang inklusi disabilitas, seperti Zero Project Award 2020 di Wina, Austria; Anugerah Gantari 2018; dan juga finalis Anugerah KIPP KemenPANRB 2021 dalam layanan inklusi-disabilitas di tingkat perguruan tinggi.

Momen haru "salam kaki" di acara wisuda Universitas Brawijaya ini, mendapat respons positif dari warganet. Respons hangat sang rektor pun menuai pujian, dimana ia berbesar hati menyalami kaki mahasiswanya.

"Adabnya bagus. Masih minta ijin boleh salaman pak??. Semoga sukses2 semua wisudawan/wati. Pak rektor kerennn," tulis akun @rie_ndut.

"congratulations semoga terus menginpirasi teman-teman disabilitas untuk meraih pendidikan lebih tinggi," kata akun @belajarbarengian.

"Wisudawannya sopan minta ijin dulu dan Rektornya Humble," kata akun @dp_utomo.

"So proud with Brawijaya," tulis akun @iqianlanovvv.

"Keren lho... banyak kampus ternama belum bisa buat temen temen divable," kata akun @etanahijabers.

"MasyaAllah, sy kok terharu sama yg dilakukan pak rektor," tulis akun @zuraidahfitriah.

Editor : Baskoro Septiadi
#rektor universitas brawijaya