Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Terima Abdi Nagari Award 2025, Camat Nashruddin Wujudkan Bandar Sebagai Kota Pendidikan yang Bersih, Tertib dan Indah

Riyan Fadli • Senin, 15 Desember 2025 | 12:09 WIB
PRESTASI: Camat Bandar Muhammad Nashruddin saat menerima penghargaan Abdi Nagari Award 2025
PRESTASI: Camat Bandar Muhammad Nashruddin saat menerima penghargaan Abdi Nagari Award 2025

RADARSEMARANG.ID, Batang – Penetapan Kecamatan Bandar sebagai Zona Pendidikan di Kabupaten Batang oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan dalam dokumen Masterplan Pembangunan Infrastuktur dan Ekonomi bukan hanya isapan jempol belaka.

Pemerintah Kecamatan Bandar, di bawah komando Camat Muhammad Nashruddin, serius menggarap penataan wilayah sejak 2022 tahun lalu. Sehingga menjadikan Bandar sebagai kota yang bersih, tertib, dan indah.

Hal ini dilakukan untuk menunjang status Bandar sebagai sentra pendidikan yang memiliki institusi unggulan, termasuk kampus favorit nasional. Camat Nashruddin mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Batang telah menetapkan lima zona, dan Bandar menjadi zona yang diprioritaskan untuk pendidikan, meskipun juga terdapat industri. Kunci pembangunan, sesuai arahan Bupati Batang, difokuskan pada 3 aspek utama yakni SDM, infrastruktur dan lingkungan hidup.

"Kami sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan instruksi Pak Bupati, termasuk terkait dengan penataan dan kebersihan kota di Bandar. Ya, kemudian ramah pada masyarakat semuanya yang hadir ke Bandar. Karena Bandar harapannya sebagai kota yang Madinatul Munawaroh, kota yang penuh cahaya," ujar Camat Nashruddin.

 Baca Juga: Wujudkan Sekolah sebagai Rumah Kedua yang Aman, Kepala Disdikbud Batang Diganjar Abdi Nagari Award 2025

Cahaya di situ bukan hanya lampu, tetapi cahaya ilmu, yang memiliki ketertiban, keindahan, dan keramahan masyarakat khususnya di Kecamatan Bandar. Salah satu upaya mewujudkan pembangunan SDM adalah adanya Undip Kampus Bandar yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit.

Selain Undip, Bandar juga memiliki sejumlah institusi pendidikan bergengsi, seperti Pondok Modern Tazakka, SMK NU Bandar, lalu SMA Negeri Bandar, yang merupakan SMA terbaik di Cabang Dinas 13 (meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Kendal).

Berkat dedikasinya, Camat Bandar Kabupaten Batang M. Nashruddin, SH., MH. menerima penghargaan Abdi Nagari Award 2025 yang digelar Jawa Pos Radar Semarang dan Radar Semarang Academy, Jumat malam (12/12/2025), dengan kategori 'Abdi Penataan Wilayah Kecamatan Sebagai Daerah Pendidikan Unggul'. Sebanyak 33 pengabdi negeri, mulai dari guru, dosen, rektor, pimpinan rumah sakit, lurah, camat, kepala organisasi perangkat daerah, sekda, anggota Polri hingga kepala kejaksaan, menerima apresiasi dalam Malam Penganugerahan yang berlangsung berkelas dan penuh kehangatan di Petra Ballroom, Noormans Hotel, Kota Semarang.

Baca Juga: Kajari Kota Semarang Andhie Fajar Arianto Raih Abdi Nagari Award 2025, Ini Prestasinya 

"Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini, dan ini adalah sebagai penyemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nah bagaimanapun juga, era saat ini masyarakat terkait dengan pelayanan harapan kita memberikan pelayanan yang sehingga bisa memuaskan dan membuat masyarakat itu bahagia, maka kita memberikan pelayanan dengan maksimal," ucapnya.

Acara tersebut juga disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Untuk mewujudkan kota yang representatif bagi pelajar, santri dan mahasiswa, Kecamatan Bandar mengalokasikan anggaran yang berpihak pada pendidikan. Pagu Indikatif Kecamatan (PIK) sebesar kurang lebih Rp 1,3 miliar mendukung alokasi tersebut. Dana ini dialokasikan untuk pembangunan fisik yang dihasilkan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Bandar ini karena zona pendidikan, maka kotanya harus bersih, indah, tertib, dan tertata dengan rapi, tentunya," tegasnya.

Beberapa proyek penataan kota yang telah dan akan segera dilaksanakan meliputi, Penataan Kota 2023 (Realisasi Musrenbang 2022), dilakukan penataan di depan kantor kecamatan, termasuk merapikan pedagang dengan pendekatan humanis agar trotoar kembali berfungsi untuk pejalan kaki.

"Pendidikan tidak hanya slogan, melainkan mewujudkan daerah yang masyarakatnya mencerminkan perilaku berpendidikan," ucapnya.

Penataan dilanjutkan dengan pembangunan trotoar di depan kantor Telkom tahun 2024. Selain itu, dilakukan pelebaran jalan dan pembangunan trotoar di sebelah utara Lapangan Ampera. Lokasi Ruang Terbuka Hijau/Alun-alun yang sedang dikerjakan tahun ini untuk mengatasi kemacetan dan mengurangi kecelakaan. Sehingga wilayah Bandar ramah terhadap aktivitas pelajar.

Tahun 2026, alokasi anggaran juga diarahkan untuk menjamin keamanan anak sekolah yang sering menggunakan jalan raya. Direncanakan pembangunan trotoar di depan SMP Negeri 1 Bandar dan sebelah pom bensin.

Lalu infrastruktur prioritas 2026-2027, direncanakan pelebaran jalan di sebelah Telkom menuju Jembatan Bintang Agung. Selain itu, hasil Musrenbang 2026 untuk kegiatan 2027 akan memfokuskan pembangunan trotoar di depan Pertanian menuju Ecopark.

Baca Juga: Tampil di Semarang, Slank Doakan Korban Bencana di Aceh dan Sumatera  

Dalam upaya mendukung Batang sebagai kawasan industri, Undip Kampus Bandar pun akan membuka Jurusan S1 Teknik Industri pada tahun 2026. Saat ini, jurusan yang tersedia hanya S1 Agribisnis.

Camat Nashruddin menegaskan pihaknya terus mendorong warga Bandar agar dapat kuliah di Undip. Serta aktif mendampingi kegiatan kampus, termasuk KKN, untuk memastikan adanya transfer knowledge dari kampus ke masyarakat. 

"Harapannya, ini adalah untuk menata, membuat Bandar ini sebagai zona pendidikan yang bersih, kota yang tertib, kota yang indah. Jadi ada daya tarik tersendiri," tutup Camat Nashruddin.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan. Menurutnya, Abdi Nagari Award merupakan bentuk pengakuan atas kinerja ASN yang dinilai secara objektif oleh pihak eksternal.

“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi ASN lainnya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Sumarno mengakui, tantangan ASN ke depan semakin kompleks. Selain dituntut menjadi teladan dalam bersikap dan berperilaku, ASN juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan digitalisasi layanan.

“Pelayanan publik saat ini harus mengarah pada pemanfaatan teknologi. Karena itu, dibutuhkan edukasi dan peningkatan kapasitas ASN agar pelayanan semakin optimal,” katanya.

Dalam sambutannya, Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, menegaskan bahwa Abdi Nagari Award 2025 bukan sekadar seremoni, tetapi ruang penghargaan bagi mereka yang bekerja dalam sunyi namun menghasilkan cahaya.

“Ini adalah penghormatan bagi para aparatur negara yang mengabdi bukan untuk terlihat, tetapi untuk menghadirkan perubahan,” ujarnya. (yan)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#pendidikan #Abdi Nagari Award 2025 #batang #bandar #Camat