Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Fakta Baru Kecelakaan Bus Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang: Supir Sempat Jalan Hilangkan Kantuk

Riyan Fadli • Jumat, 12 April 2024 | 23:58 WIB

Konpers di Kantor Satlantas Polres Batang tentang laka tunggal Bus PO Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang. RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG
Konpers di Kantor Satlantas Polres Batang tentang laka tunggal Bus PO Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang. RIYAN FADLI/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID,  Batang - Kecelakaan maut bus Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang memasuki babak baru setelah sang sopir ditetapkan sebagai tersangka.

Terkuak bahwa Jalur Widodo, 44, sang sopir terindikasi mengantuk berat saat mengemudikan bus Hino bernopol AD 7019 OA itu.

Hal ini disampaikan Kapolres Batang AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo dalam rilis di Kantor Satlantas Polres Batang, Jumat 12 April 2024.

Sopir sempat berusaha menghilangkan rasa kantuk dengan menghentikan bus yang dikemudikannya. Sopir jalan-jalan keluar dari bus.

"Saat melintas di wilayah Pekalongan (Sopir) sempat merasakan mengantuk kemudian sempat turun dan berhenti, berjalan kaki kurang lebih 3 menit untuk menghilangkan rasa kantuk," ucapnya.

Ia menjelaskan, peristiwa ini bermula dari keberangkatan bus PO Rosalia Indah dari Bekasi menuju Surabaya. Bus sempat berhenti di Rumah Makan di daerah Subang, Jawa Barat.

Lalu dilanjutkan dengan pergantian sopir cadangan berinisial NR, hingga masuk ke jalur tol lagi.

Pada KM 277, bus mengalami kerusakan dan kemudian diganti dengan bus bernopol AD 7019 OA. Bus ini dikemudikan oleh JW lagi.

JW menghentikan busnya di daerah Pekalongan untuk turun dan menghilangkan rasa kantuk.

"Setelah melanjutkan perjalanan, tepatnya di KM 377 yang bersangkutan mengalami microsleep sehingga bus keluar jalur dan turun ke parit sejauh 160 meter," terangnya.

Kecelakaan yang terjadi pada Kamis 11 April 2024, pukul 6.30 WIB itu mengakibatkan 7 korban jiwa, 1 luka berat, dan 19 luka ringan.

Saat ini korban meninggal di RSI Weleri Kendal sudah seluruhnya sudah diantar ke kediaman masing-masing.

Terakhir ada lima pemberangkatan meninggal dunia pukul 02.35 WIB dengan dikawal oleh kepolisian.

"Saat ini posisi para korban yang dirawat di RS ada 7, per kamu kunjungi pukul 11.00 WIB tadi. Satu masih mengalami luka berat kemudian 6 lainnya dalam kondisi sadar," imbuhnya

Sementara itu, setelah melakukan berbagai pemeriksaan dan investigasi, Ketua Sub Komisi LLAJ Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Ahmad Wildan mengatakan, pihaknya menyoroti masalah penugasan pengemudi.

Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan lokasi kejadian, kendaraan, serta pengemudi.

"Jadi memang di sini ada kencenderungan pola penugasan yang beresiko menyebabkan kelelahan. Jika sudah lengkap nanti kami akan berkoordinasi dengan kepolisian Polres Batang kemudi akan kita terbitkan final report-nya," ucapnya.

Dalam pemeriksaan kendaraan, pihaknya tidak mendapati permasalahan teknis yang berarti. Sekarang yang jadi permasalahan adalah pola penugasan pengemudi selama 3 bulan terakhir dan 1 bulan terakhir.

Sesuai aturan, seharusnya setelah 8 jam, sopir harus diganti. Ini berdasarkan aturan Kemenhub. Jika lebih dari itu, perusahaan dianggap menyalahi aturan. Pola penugasan itu dianggap beresiko mengakibatkan microsleep.

"Ini indikasi yang kuat di sana. Terkait dengan mal fungsi di kendaraan kami tidak menemukan faktual," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres AKBP Nur Cahyo Ari Prasetyo mengatakan bahwa JW sudah ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan Surat Perintah Penetapan Tersangka nomor S.TAP/06/IV/2024/LANTAS, tanggal 12 April 2024. Tersangka dijerat dengan Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang RI No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp 12 juta.

"Saat ini, saudara JW telah ditahan di Rutan Polres Batang mulai tanggal 12 April hingga 1 Mei 2024 mendatang," tandasnya. (yan/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#bus rosalia indah #tol batang-semarang #tersangka #sopir #KECELAKAAN