Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Acara Belum Dimulai, Ratusan Warga Batang Serbu Pasar Murah

Riyan Fadli • Jumat, 29 September 2023 | 16:27 WIB
SEMBAKO MURAH: Ratusan warga berdesakan untuk membeli sembako murah di Jalan Veteran, Kecamatan Batang.
SEMBAKO MURAH: Ratusan warga berdesakan untuk membeli sembako murah di Jalan Veteran, Kecamatan Batang.

BATANG, Radar Semarang - Ratusan warga menyerbu pasar murah yang digelar di Jalan Veteran, Kecamatan Batang, Selasa (26/9).

Mereka datang dan memborong sembako sebelum acara dibuka. Alhasil, saat pembukaan acara pasar murah oleh Pj Bupati Batang sembako hanya tersisa sedikit.

Salah satu yang paling banyak diserbu warga adalah beras medium seharga Rp 60 ribu per 5 kilogram. Ada beberapa stan yang menjajakan beras, telur, minyak goreng, sayuran, hingga buah.

Sementara paket sembako senilai Rp 80 ribu tetap ditahan untuk tidak menjual produk sebelum acara dimulai. 

Kegiatan tersebut merupakan program Pemkab Batang bersama Bulog dan didukung oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal.

"Mulai hari ini operasi pasar pangan murah akan diselenggarakan di delapan kecamatan. Diawali di Jalan Veteran Kecamatan Batang Kabupaten Batang," ujar Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Menurutnya, operasi pasar ini bertujuan menekan angka inflasi yang sedang terjadi di Keresidenan Pekalongan termasuk Kabupaten Batang pada bulan September ini.

Kegiatan ini akan dilakukan di delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Batang, Warungasem, Bandar, Tersono, Blado, Subah, Limpung, dan Bawang. 

Di Kecamatan Batang, Bulog menyediakan 400 paket sembako seharga Rp 80 ribu. Berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, 1 kilogram telur dan gula.

Total Bulog menyediakan hingga 1.000 ton beras untuk pasar murah di Kabupaten Batang. Antusias masyarakat terbilang tinggi karena sudah datang sejak sebelum pukul 8 pagi.

Sementara acara baru di buka pukul 9.30 WIB.

"Bahan pangan ini rata-rata kami jual di bawah harga pasar," tambahnya.

Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Mawardi menyampaikan bahwa operasi pasar pangan murah untuk menekan angka inflasi.

Semula di angka 3,7 bisa menjadi 3,1. Operasi pasar pangan murah tidak hanya di Kabupaten Batang saja tapi seluruh karisidenan Pekalongan yang tersebar di 64 titik.

Selain itu, BI Tegal juga membagikan 10 ribu bibit cabai. Cabai tersebut disalurkan untuk petani, pesantren, hingga masjid. Tahun ini ada 17 ribu bibit yang akan disalurkan.

"Bank Indonesia sendiri memfasilitasi kegiatan ini yang bersinergi dengan Pemkab Batang sebagai penyelenggara utama dan Bulog," tandasnya. (yan)

Editor : Agus AP
#bi tegal #pasar murah #Kabupaten Batang