RADARSEMARANG.ID – Calon mahasiswa yang belum berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi nasional masih memiliki peluang besar untuk melanjutkan pendidikan tinggi pada tahun akademik 2026/2027.
Hingga awal Juli 2026, sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di berbagai daerah masih membuka pendaftaran jalur mandiri dengan beragam skema seleksi.
Kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh lulusan SMA, SMK, MA, maupun sederajat yang ingin melanjutkan kuliah jenjang Diploma (D3) maupun Sarjana (S1).
Menariknya, beberapa kampus negeri juga masih menyediakan jalur mandiri untuk program studi favorit, termasuk Fakultas Kedokteran yang selama ini dikenal memiliki tingkat persaingan sangat tinggi.
Karena setiap perguruan tinggi memiliki jadwal, syarat, dan mekanisme seleksi yang berbeda, calon mahasiswa perlu mencermati informasi resmi agar tidak melewatkan batas waktu pendaftaran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laman resmi masing-masing perguruan tinggi, berikut daftar PTN yang masih membuka jalur mandiri 2026 beserta jadwal dan ketentuan seleksinya.
Salah satu perguruan tinggi yang masih membuka cukup banyak jalur mandiri adalah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kampus ini memberikan berbagai pilihan seleksi bagi calon mahasiswa dengan jadwal pendaftaran yang masih berlangsung hingga pertengahan Juli 2026.
Pada jalur Mandiri Portofolio Skor SNBT/UM-PTKIN, proses pendaftaran berlangsung mulai 31 Maret hingga 13 Juli 2026, sedangkan hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 22 Juli 2026.
Jadwal yang sama juga berlaku untuk jalur Mandiri Portofolio Luar Negeri dan Mandiri Portofolio Difabel. Khusus kedua jalur tersebut, peserta juga akan mengikuti ujian yang berlangsung pada 9 hingga 16 Juli 2026 sebelum hasil akhir diumumkan.
Selain itu, UIN Sunan Kalijaga juga membuka Jalur Mandiri Computer Based Test (CBT) untuk kelompok IPA dan IPS. Pendaftaran berlangsung hingga 13 Juli 2026, sedangkan pelaksanaan tes dijadwalkan pada 10 sampai 17 Juli 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 22 Juli 2026.
Peluang masuk Fakultas Kedokteran di UIN Sunan Kalijaga juga masih terbuka melalui Jalur Mandiri Program Studi Kedokteran Gelombang 2 yang dibuka pada 9 hingga 31 Juli 2026.
Ujian CBT dilaksanakan secara online onsite pada 3 hingga 4 Agustus 2026. Setelah itu, kampus kembali membuka Gelombang 3 dengan masa pendaftaran pada 7 hingga 18 Agustus 2026 dan pelaksanaan tes CBT pada 20 hingga 21 Agustus 2026.
Pilihan lain datang dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang juga masih menerima pendaftaran jalur mandiri. Kampus ini membuka Seleksi Mandiri menggunakan nilai UTBK-SNBT yang dapat diikuti hingga 17 Juli 2026 pukul 15.00 WIB.
Selain menggunakan nilai UTBK, UNY juga menyelenggarakan Seleksi Mandiri CBT Domisili yang ditutup pada 23 Juli 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta akan mengikuti Computer Based Test (CBT) sesuai jadwal dengan materi Tes Potensi Akademik (TPA), Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika di lokasi domisili yang telah ditentukan.
Kesempatan berikutnya tersedia di UPN Veteran Jawa Timur. Kampus ini membuka beberapa jalur penerimaan mahasiswa baru, termasuk Jalur Mandiri Prestasi yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 6 Juli 2026 serta Jalur Mandiri CBT yang masih dibuka hingga 22 Juli 2026.
Sementara itu, UPN Veteran Yogyakarta masih membuka Seleksi Mandiri Skema Kapasitas Bela Negara 2. Jalur ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa Program Diploma Tiga maupun Sarjana dengan mempertimbangkan nilai SNBT 2026 atau hasil Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara Gelombang 1, ditambah nilai rapor semester satu hingga semester empat.
Dalam proses seleksi tersebut, peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi. Calon mahasiswa harus merupakan lulusan SMA, SMK, MA, Paket C, atau sederajat tahun 2024, 2025, maupun 2026. Lulusan tahun 2024 dan 2025 diwajibkan memiliki ijazah, sedangkan lulusan tahun 2026 dapat menggunakan Surat Keterangan Lulus yang telah dilegalisasi oleh sekolah.
Selain itu, peserta diwajibkan membayar biaya pendaftaran sebesar Rp350.000 dan mengunggah berbagai dokumen pendukung seperti nilai rapor, surat keterangan penghasilan orang tua atau wali, bukti pembayaran rekening listrik, rekening air, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), hingga bukti pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dimiliki keluarga.
Bagi peserta yang memilih program studi tertentu, terutama pada Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Fakultas Teknik Industri, serta beberapa program studi di Fakultas Pertanian, juga diwajibkan melampirkan surat keterangan bebas buta warna dari dokter atau fasilitas kesehatan.
Adapun jadwal Seleksi Mandiri Skema Kapasitas Bela Negara 2 dimulai dengan pembelian formulir dan pengisian data pada 1 hingga 15 Juli 2026. Tahapan olah data berlangsung pada 7 hingga 16 Juli, sedangkan hasil seleksi diumumkan pada 22 Juli 2026.
Masa sanggah berlangsung hingga 29 Juli 2026, dilanjutkan wawancara pada 27 Juli. Pengumuman hasil sanggah, besaran UKT, pembayaran UKT, hingga daftar ulang dijadwalkan berlangsung sampai awal Agustus 2026.
Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) juga masih membuka Jalur Mandiri Gelombang 3 dan Gelombang 4, baik melalui skema UTBK maupun Non-UTBK. Pendaftaran dibuka mulai 1 hingga 27 Juli 2026 dengan biaya sebesar Rp350.000.
Untuk Jalur Mandiri UTBK, penilaian dilakukan berdasarkan nilai UTBK 2026 yang dipadukan dengan nilai rapor semester satu hingga lima, indeks nilai sekolah, prestasi akademik maupun nonakademik, termasuk bidang olahraga, seni, keagamaan, serta pengalaman organisasi dan kepanitiaan.
Sedangkan Jalur Non-UTBK menggunakan komponen penilaian berupa nilai rapor, indeks sekolah, prestasi akademik maupun nonakademik, serta rekam jejak organisasi peserta selama di sekolah maupun di luar sekolah.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) juga memberikan beberapa pilihan jalur mandiri melalui Penmaba 2026. Salah satunya adalah Penmaba Ujian Tulis di Kediaman yang masih menerima pendaftaran hingga 18 Juli 2026. Seleksi dilakukan menggunakan Computer Based Test (CBT) yang dapat diikuti peserta dari lokasi masing-masing sesuai ketentuan kampus.
Selain itu, UNJ juga membuka Penmaba Disabilitas hingga 10 Juli 2026. Jalur ini memberikan kesempatan kepada peserta penyandang disabilitas untuk memilih maksimal dua program studi pada jenjang Sarjana maupun Sarjana Terapan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Universitas Brawijaya, masih tersedia Seleksi Mandiri PSDKU Kediri dan Vokasi (SMPV) yang menggunakan nilai rapor sebagai dasar utama penilaian tanpa tes tertulis.
Jadwal pendaftaran dan pembayaran berlangsung pada 22 Juni hingga 5 Juli 2026, sedangkan pengisian data dapat dilakukan sampai 7 Juli 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 13 Juli 2026.
Sementara itu, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) juga membuka Jalur Tes Masuk Unesa Berbasis Komputer (TMUBK) Gelombang 2. Jalur ini dijadwalkan menerima pendaftaran mulai 15 hingga 27 Juli 2026.
Baca Juga: Juli 2026 Dimulai Penyaluran Bansos Tahap 3, Ini Cara Cek Nama Penerima PKH dan BPNT Secara Online
Melalui TMUBK, peserta akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer sebagai dasar seleksi masuk. Khusus peserta warga negara asing dikenakan biaya ujian sebesar Rp1.500.000. Bagi peserta yang ingin memilih program studi Sarjana sekaligus Diploma III, biaya pendaftaran dibayarkan sesuai jumlah jalur yang dipilih.
Masih terbukanya berbagai jalur mandiri di sejumlah PTN menjadi kesempatan berharga bagi calon mahasiswa yang belum memperoleh kursi melalui jalur seleksi nasional.
Dengan banyaknya pilihan kampus dan skema seleksi yang tersedia, peserta dapat menyesuaikan strategi berdasarkan nilai akademik, hasil UTBK, prestasi, maupun kemampuan mengikuti tes mandiri.
Meski demikian, setiap kampus memiliki jadwal dan ketentuan yang berbeda sehingga calon mahasiswa disarankan segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan serta memantau informasi terbaru melalui laman resmi perguruan tinggi tujuan.
Ketelitian dalam memenuhi persyaratan administrasi dan disiplin mengikuti setiap tahapan seleksi akan menjadi faktor penting agar peluang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur mandiri 2026 semakin besar.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi