Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PDGI Jateng Gandeng Dinkes, Perluas Layanan Kesehatan Gigi hingga Pembinaan Etika Medsos

K
Persatuan Dokter Gigi Indonesia Pengurus Wilayah Jawa Tengah.
Persatuan Dokter Gigi Indonesia Pengurus Wilayah Jawa Tengah.

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID - Pelayanan kesehatan gigi dan mulut bakal diperkuat melalui kolaborasi antara Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Jawa Tengah dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah. Sinergi itu tidak hanya menyasar perluasan layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga perlindungan bagi dokter gigi hingga penataan etika profesi di era media sosial.

Nantinya dokter gigi akan dilibatkan dalam program Speling (Spesialis Keliling) yang digencarkan Pemerintah Porvinsi Jawa Tengah. Melalui program itu, dokter gigi akan ikut memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di berbagai daerah. Hal ini sejalan dengan program pengabdian masyarakat yang selama ini dijalankan PDGI.

Advertisement

Ketua PDGI Jawa Tengah drg. Budi Wibowo mengatakan, pihaknya memang berupaya menyelaraskan berbagai program organisasi dengan kebijakan pemerintah daerah. Tujuannya agar pelayanan kesehatan semakin luas dan efektif.

"Pengurus Wilayah PDGI Jawa Tengah memang mengajukan jadwal audiensi dengan Bapak Kepala Dinas Kesehatan Provinsi. Tujuannya adalah sosialisasi program-program dari PDGI supaya nanti program-program tersebut sinkron dengan program-program dari Dinas Kesehatan," ujar Budi usai audiensi PDGI dengan Dinkes Jateng, di Kantor Dinkes Jateng, Rabu (8/7).

Menurut Budi, salah satu program yang menjadi fokus ialah pengabdian kepada masyarakat melalui bakti sosial kesehatan gigi. Kegiatan itu akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai eks karesidenan di Jawa Tengah, seperti Semarang, Banyumas, Magelang, Kedu, dan Surakarta. Karena itu dalam pelaksanaannya, PDGI berharap dapat berkolaborasi dengan program Speling (Spesialis Keliling) milik Dinkes Jateng yang menghadirkan dokter spesialis ke masyarakat.

Advertisement

"Kita punya program unggulan salah satunya pengabdian masyarakat. Ini kita coba sinkronkan, mungkin jadwalnya atau bisa kolaborasi supaya bisa bersinergi," imbuhnya.

Menurutnya Dinkes Jateng mendukung program tersebut. Ke depan kolaborasi pun akan dilaksanakan.

"PDGI Jateng akan diikutkan dalam program Speling di beberapa tempat," tegasnya.

Selain bakti sosial, PDGI juga memiliki program Sport Day yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan pelayanan kesehatan gratis. Karena itu PDGI juga meminta dukungan Dinkes Jateng. Menurutnya dukungan yang dibutuhkan bukan dalam bentuk pendanaan, melainkan kemudahan akses lokasi, fasilitas pendukung, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Buruh Jateng Desak Upah 2027 Penuhi 100 Persen KHL, Kebutuhan Hidup Layak di Jateng Rp 3,5 Juta

Kesenjangan antara upah minimum dan kebutuhan hidup layak (KHL) di Jawa Tengah masih tinggi. Upah minimum provinsi (UMP) 2026 baru sekitar Rp 2,3 juta. Sementara KHL berdasarkan data pemerintah pada 2025 Rp3,5 juta.

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

BI Jateng Perkuat SIGAP, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Nataru

Potensi kenaikan harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027 menjadi perhatian Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah. Terlebih, risiko gangguan pasokan masih membayangi.

Ahmad Luthfi Dorong Elektrifikasi Penggilingan Padi di Jateng, Biaya Operasional Hemat hingga 60 Per

Ahmad Luthfi Dorong Elektrifikasi Penggilingan Padi di Jateng, Biaya Operasional Hemat hingga 60 Per

Gubernur Ahmad Luthfi dorong elektrifikasi penggilingan padi di Jateng. Program untuk 14 RMU ini mampu menghemat biaya operasional hingga 60 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer