RADARSEMARANG.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru program Sekolah Rakyat tahun 2026.
Rekrutmen ini menjadi salah satu langkah besar pemerintah dalam mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pengumuman resmi Nomor 1995/1/KP.01.01/06/2026, Kementerian Sosial menyediakan sebanyak 3.053 formasi guru PPPK yang akan ditempatkan pada program Sekolah Rakyat. Program ini masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di wilayah rentan kemiskinan.
Pendaftaran seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 mulai dibuka pada Senin, 8 Juni 2026. Meski antusiasme diperkirakan tinggi, waktu pendaftaran tergolong sangat singkat karena hanya berlangsung selama tujuh hari hingga 14 Juni 2026.
Baca Juga: Cara Buat SIM Online 2026 Ternyata Mudah, Cukup Siapkan Dokumen Ini dari Rumah
Kondisi ini membuat calon pelamar harus bergerak cepat menyiapkan seluruh dokumen persyaratan agar tidak kehilangan kesempatan mengikuti seleksi.
Rekrutmen PPPK guru ini diperkirakan menjadi salah satu seleksi ASN yang paling banyak diminati pada pertengahan tahun 2026. Selain karena jumlah formasi yang cukup besar, program Sekolah Rakyat juga dinilai menawarkan peluang pengabdian yang berbeda dibanding sekolah formal pada umumnya.
Para guru nantinya akan menjadi bagian dari sistem pendidikan yang dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat miskin ekstrem dan kelompok rentan yang selama ini kesulitan memperoleh akses pendidikan layak.
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara. Pelamar diwajibkan membuat akun SSCASN terlebih dahulu melalui laman resmi https://sscasn.bkn.go.id sebelum melanjutkan proses pendaftaran.
Baca Juga: Perbedaan Bansos Tahap 1 dan 2 Tahun 2026: Ini Penjelasan Lengkap yang Wajib Diketahui KPM
Setelah akun berhasil dibuat, peserta dapat login menggunakan akun masing-masing untuk mengisi seluruh data pribadi dan data pendidikan yang diminta dalam formulir pendaftaran. Pelamar kemudian diminta memilih formasi jabatan guru Sekolah Rakyat sesuai bidang studi yang tersedia serta menentukan unit penempatan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, peserta juga harus memilih lokasi pelaksanaan seleksi kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT). Kementerian Sosial menyediakan 35 titik lokasi CAT BKN yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia guna memudahkan peserta mengikuti ujian.
Dalam pengumuman resminya, Kemensos menegaskan bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan mendaftar pada satu formasi jabatan. Karena itu, pelamar diminta benar-benar memahami persyaratan formasi yang dipilih sebelum mengirimkan pendaftaran.
“Kemensos menegaskan setiap pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu formasi jabatan. Kesalahan dalam memilih formasi maupun kelalaian dalam memahami persyaratan menjadi tanggung jawab masing-masing pelamar,” demikian bunyi penegasan dalam pengumuman seleksi.
Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dimulai, Ini Perbedaan Besar Antara CPNS dan PPPK
Selain memahami tahapan pendaftaran, calon peserta juga wajib memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi yang harus diunggah ke sistem SSCASN. Seluruh dokumen diwajibkan dalam format PDF, kecuali pasfoto yang harus menggunakan format JPG atau JPEG.
Dokumen yang diunggah harus berupa hasil pindai asli berwarna, bukan hasil fotokopi atau fotokopi legalisir. Panitia juga meminta peserta memastikan seluruh file dapat dibuka dengan baik, tidak buram, serta mudah terbaca untuk menghindari kegagalan verifikasi administrasi.
Beberapa dokumen penting yang wajib dipersiapkan antara lain pasfoto formal terbaru dengan latar belakang merah, surat lamaran yang sudah ditandatangani dan dibubuhi materai atau e-meterai, serta surat pernyataan berisi 10 poin pernyataan sesuai ketentuan panitia.
Peserta juga wajib mengunggah ijazah asli dan transkrip nilai asli sesuai dengan jabatan yang dilamar. Jika status akreditasi perguruan tinggi tidak tercantum pada ijazah atau transkrip nilai, pelamar wajib melampirkan sertifikat akreditasi resmi.
Tak hanya itu, sertifikat pendidik asli juga menjadi salah satu syarat utama dalam seleksi PPPK guru Sekolah Rakyat tahun ini. Bagi peserta yang saat ini masih bekerja pada instansi tertentu, diwajibkan melampirkan surat izin mengikuti seleksi dari pejabat yang berwenang.
Baca Juga: Masih Salah Kaprah! Ini Perbedaan ASN dan PNS yang Jarang Diketahui
Kementerian Sosial turut memberikan perhatian khusus terkait legalitas pendidikan pelamar. Untuk lulusan perguruan tinggi dalam negeri, program studi harus telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada saat kelulusan.
Sementara bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri, panitia mewajibkan adanya surat penyetaraan ijazah dari instansi resmi yang berwenang di Indonesia. Ketentuan ini menjadi syarat penting agar kualifikasi pendidikan pelamar dapat diakui secara sah dalam proses seleksi ASN.
Jadwal seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 sendiri dibagi ke dalam beberapa tahapan mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi CAT, seleksi kompetensi tambahan hingga pemberkasan akhir.
Tahap awal dimulai dari pengumuman seleksi yang berlangsung pada 3 hingga 15 Juni 2026. Pendaftaran resmi dibuka mulai 8 Juni dan ditutup pada 14 Juni 2026. Setelah itu, panitia langsung melaksanakan proses seleksi administrasi pada 8 sampai 16 Juni 2026.
Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 17 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan tidak lolos masih diberikan kesempatan mengajukan sanggahan pada 18 Juni 2026. Panitia kemudian akan menjawab sanggahan pada 18 hingga 19 Juni sebelum mengumumkan hasil final pasca sanggah pada 19 sampai 20 Juni 2026.
Tahapan berikutnya adalah seleksi kompetensi berbasis CAT BKN yang menjadi penentu utama kelulusan peserta. Penarikan data final peserta dilakukan pada 21 Juni 2026, disusul penjadwalan seleksi CAT pada 22 hingga 23 Juni 2026.
Pengumuman lokasi dan jadwal ujian CAT akan dilakukan pada 24 sampai 25 Juni 2026. Adapun pelaksanaan tes kompetensi CAT berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Setelah ujian selesai, panitia akan melakukan pengolahan nilai seleksi kompetensi pada 6 hingga 8 Juli 2026. Hasil kelulusan tahap CAT dijadwalkan diumumkan pada 9 Juli 2026.
Peserta yang lolos kemudian akan mengikuti tahapan seleksi kompetensi tambahan. Jadwal seleksi tambahan disusun pada 10 hingga 11 Juli 2026 dan diumumkan pada 12 Juli 2026.
Pelaksanaan seleksi kompetensi tambahan berlangsung pada 13 hingga 19 Juli 2026. Selanjutnya, pengolahan hasil dilakukan pada 20 hingga 21 Juli sebelum diumumkan secara resmi pada 22 Juli 2026.
Peserta juga masih diberikan hak masa sanggah terhadap hasil seleksi kompetensi tambahan pada 23 Juli 2026. Panitia akan memberikan jawaban sanggah pada 23 hingga 24 Juli, kemudian melakukan pengolahan hasil pasca sanggah pada 25 sampai 26 Juli 2026.
Pengumuman akhir pasca sanggah dijadwalkan berlangsung pada 27 Juli 2026. Sementara tahap pengisian daftar riwayat hidup dan pemberkasan berlangsung mulai 28 Juli hingga 11 Agustus 2026.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai salah satu model pendidikan alternatif yang menyasar masyarakat kurang mampu secara langsung.
Pemerintah berharap keberadaan guru-guru PPPK dalam program ini dapat memperkuat kualitas pendidikan dasar di wilayah miskin dan membantu memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Baca Juga: Guru PPPK Akhirnya Dapat Kepastian, Gaji ke-13 2026 Resmi Diatur dalam PP Baru
Selain membuka peluang kerja bagi tenaga pendidik, rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat juga dinilai menjadi peluang besar bagi lulusan pendidikan yang selama ini menunggu formasi ASN guru.
Banyak calon guru melihat program ini sebagai kesempatan untuk memperoleh kepastian karier sekaligus berkontribusi langsung pada pembangunan sosial masyarakat.
Kementerian Sosial juga mengingatkan seluruh peserta agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan panitia seleksi PPPK. Seluruh proses seleksi ditegaskan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
“Segala bentuk praktik yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang merupakan tindakan penipuan dan tidak menjadi tanggung jawab panitia seleksi,” tegas Kemensos dalam keterangannya.
Karena itu, peserta diimbau hanya mengikuti informasi resmi melalui portal SSCASN, laman resmi Kementerian Sosial, serta kanal media sosial resmi pemerintah. Pelamar juga diminta tidak mudah percaya pada pihak yang mengaku dapat membantu meloloskan seleksi dengan cara instan.
Bagi calon peserta yang ingin mengikuti seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026, persiapan sejak awal menjadi faktor penting agar peluang lolos semakin besar.
Selain memastikan kelengkapan dokumen administrasi, peserta juga perlu mulai mempelajari materi kompetensi dasar dan kompetensi teknis yang kemungkinan muncul dalam ujian CAT BKN.
Dengan jumlah formasi mencapai ribuan dan fokus pemerintah pada penguatan pendidikan masyarakat miskin ekstrem, seleksi PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 diperkirakan akan menjadi salah satu rekrutmen ASN paling strategis tahun ini.
Program ini tidak hanya membuka kesempatan menjadi aparatur sipil negara, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan besar pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi