RADARSEMARANG.ID, Hidup John Dori kini porak-poranda. Masa depannya hancur berantakan. Pernikahannya dengan Lady Sandi juga kandas di tengah jalan.
Ia salah pergaulan. Hingga pacaran pun keblabasan. Lady yang dulu menjadi pacarnya, hamil di luar nikah. Memang salahnya sendiri. Karena itu pernikahan terjadi diantaranya keduanya.
Meski saling cinta, jelas-jelas pasangan ini terpaksa untuk menikah. Dari segi finansial dan mental masih belum cukup.
Lady harus putus sekolah. Cita-citanya menjadi wanita karier pun terpendam. Hidupnya berubah total.
Wanita 21 tahun itu harus berjibaku dengan pekerjaan rumah dan mengurus anak. Belum lagi keduanya selalu ribut karena masalah sepele.
John yang bekerja serabutan tak mampu menghidupi Lady dan anaknya.
Tiga tahun menikah pasangan ini selalu dihadapkan dengan ekonomi yang sulit dan terpaksa berutang ke teman dan saudara.
Hingga akhirnya Lady bertemu pria idaman lain (PIL). Namanya Betrand. Kakak kelasnya ketika duduk di bangku SMP.
Terlebih Betrand masih memendam rasa cinta. Pertemuan yang berlangsung singkat ini pun menjadi awal benih-benih cinta tumbuh kembali.
Tak peduli Lady sudah punya suami dan anak, Betrand tetap pantang mundur. Mereka pun intens berkomunikasi lewat whatsapp.
Lama-lama berani jalan bareng. Lalu kencan berdua hingga ke luar kota.
Dari sini lah pernikahan John dan Lady Sandi mulai runtuh. Sebagai suami, John tak bisa berbuat banyak. Ia sadar diri tak bisa membahagiakan istrinya.
“Lebih milih yang kaya punya duit banyak, dibandingin yang kerja serabutan ya pilih dia. Makan cinta juga nggak cukup,” kata John.
Dengan berat hati, ia merelakan istrinya jatuh ke pelukan pria lain. Kini keduanya masih menjalani sidang perceraian di Pengadilan Agama.
“Nggak papa cerai, nanti cari lagi yang mau diajak hidup hemat,” ungkapnya sembari tertawa. (kap/ton)
Editor : Agus AP