Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tak Mampu Bangun, Warga Plombokan Lima Tahun Tinggal di Rumah Terdampak Rob

Agus AP • Rabu, 12 Januari 2022 | 18:26 WIB
Ganjar Pranowo melihat ke dalam rumah, Mbah Suliyah, warga Mangunharjo, Tugu, Kota Semarang, yang di bedah, karena tidak layak huni. (Istimewa)
Ganjar Pranowo melihat ke dalam rumah, Mbah Suliyah, warga Mangunharjo, Tugu, Kota Semarang, yang di bedah, karena tidak layak huni. (Istimewa)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kondisi rumah Marsini, 61, yang dihuni bersama dua anaknya semakin memprihatinkan sejak lima tahun ini. Rumah tersebut tergenang air rob yang oyak-oyakan dengan Jalan Satria Barat I Blok H nomor 328 RT 4 RW 4 Kelurahan Plombokan.

"Terdampak bencana rob. Tapi tidak mampu meninggikan rumah, akhirnya dibiarkan begitu saja," kata Sekretaris Lurah Plombokan Kholil Moh Soleh saat meninjau rumah tersebut.

Ia meminta agar ketua RT dan RW membuat surat keterangan ingin dibantu. "Kami akan usulkan ke Disperkim Kota Semarang untuk dimintakan bantuan," tuturnya.

Pemilik rumah Marsini menjelaskan, ia tinggal bersama dua anaknya. Rumah tersebut sudah berdiri lebih dari 40 tahun. Sudah tujuh kali meninggikan. "Saya berjualan nasi rames, mas. Tapi, pandemi gini ya sepi," tuturnya.

Dari pengamatan Jawa Pos Radar Semarang, rumah seluas 11 x 20 meter itu memiliki tinggi sekitar 180 sentimeter. Di dalam rumah bagian kanan, atapnya sudah roboh dan genangan air setinggi betis orang dewasa.

Meski begitu, Marsini dan kedua anaknya tetap menempati rumah tersebut selama lima tahun ini. Bahkan, beberapa kali sempat kena setrum listrik akibat kabel yang jatuh ke dalam genangan air. "Sehingga listriknya dipindah dari kanan ke kiri," tuturnya.

Ia bersama dua anaknya tidur di depan rumah jika terjadi banjir besar. Karena di dalam rumah tidak memungkinkan. "Kalau aktivitas ya selalu cuci kaki di depan rumah," tuturnya.

Ia tidak mau berpangku tangan kepada pemerintah. Karena menurutnya semua harus disyukuri. "Namun, kami berterima kasih kepada pemerintah kelurahan yang sudah memberikan perhatian," katanya. (fgr/ida) Editor : Agus AP
#Kelurahan Plombokan #rumah Marsini #Disperkim Kota Semarang #ROB