Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pasang Lem di ATM, Gasak Rp 100 Juta

Agus AP • Jumat, 18 September 2020 | 18:04 WIB
Photo
Photo
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Bermodal lem, dua pencuri modus ganjal mesin ATM ini berhasil menggasak uang ratusan juta rupiah.  Kedua tersangka, Akhmad Heprizal, 39, warga Bojong Gede, Kota Bogor, dan Eka Suherman, 41, warga Jatisampurna, Kota Bekasi. Keduanya ditangkap di rumah masing-masing, Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 14.00.

Penangkapan itu dilakukan oleh Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. Polisi bergerak setelah menerima laporan korban Yunela Kurnawati, 37, warga Jalan Wilis, Genuk Baru, Kecamatan Candisari, Kota Semarang. Saldo tabungannya sebesar Rp 100 juta dikuras tersangka saat mengambil uang di ATM SPBU Gombel, Srondol, Banyumanik, Rabu (2/9/2020) sekitar pukul 06.46.

"Modus operandinya, pelaku memasang lem di lubang kartu mesin ATM. Mereka melakukan aksi berempat. Tersangka ini kelompok Palembang," jelas Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis saat gelar perkara, kemarin.

Saat ditangkap, kedua tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur. Tersangka Eka merintih kesakitan akibat luka tembak di betis kaki kirinya. Ia tidak bisa berjalan dan harus menggunakan kursi roda. Sedangkan tersangka Akhmad Heprizal merintih kesakitan akibat luka tembak kaki kanannya. "Masih ada dua tersangka lain yang jadi DPO. Kami berharap keduanya segera menyerahkan diri," pintanya.

Dalam setiap aksi, keempat tersangka memiliki peran masing-masing. Dua tersangka yang ditangkap berperan mengganjal ATM dan satunya pura-pura membantu korban, padahal  hanya untuk mendapatkan nomor PIN ATM korban. Sedangkan dua tersangka yang masih DPO mengamati lingkungan sekitar, baik sebelum maupun saat melakukan aksi. "Yang dua tersangka tugasnya menggambar. Sementara ini yang sudah teridentifikasi ada dua TKP, yaitu di Banyumanik dan Gombel," jelasnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Benny Setyowadi mengatakan, selain mengamankan kedua tersangka, pihaknya menyita empat sepeda motor. Motor tersebut sengaja dikendarai dari Jawa Barat menuju Kota Semarang yang diduga untuk melancarkan aksi kejahatan. "Dari Jakarta naik motor, mencari sasaran. Kemudian mobil dititipkan di Salatiga," katanya.

Tersangka Eka mengaku perannya adalah mengganjal mesin ATM menggunakan lem. Sebelum memainkan peran, dua rekannya telah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pengamatan. Setelah korban keluar, rekannya Heprizal masuk ke dalam bilik ATM untuk mencari mangsa.  "Caranya dipasang lem, kemudian dia yang mengarahkan koran. Sasarannya secara random," akunya. (mha/aro/bas)  Editor : Agus AP
#Video #KRIMINALITAS #Berita Semarang