Program Gerakan Infak Santri dan Asatidz UPZ Badko LPQ Kota Semarang ini berjalan rutin setiap tahunnya setiap bulan Ramadhan.
“Alhamdulillah Ramadhan 1443 H tahun lalu bisa menyalurkan Rp 124 juta lebih. Sedangkan untuk Ramadhan 1444 H tahun ini bisa menyalurkan Rp 134,5 juta lebih,” kata Ketua UPZ Badko LPQ Kota Semarang H Abdul Jawad RD saat menyerahkan uang infak tersebut di Kantor Baznas Kota Semarang Ruko Kalipancur No 2 Jalan Abdulrahman Saleh Semarang, Rabu (17/5).
Dikatakan, bila melihat data tentunya setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Hal tersebut mengindikasikan kepercayaan dari santri dan asatidz semakin tumbuh dan berkembang terhadap program tersebut.
“Selain itu, manfaat yang diterima kembali melalui UPZ Badko LPQ semakin meningkat, karena sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian 70 persen dari dana infak tersebut,” ujarnya didampingi Wakil Ketua II H Agus Hariyadi.
Sedangkan dari Baznas Kota Semarang diterima Kepala Pelaksana M Asyhar, Kabid Pengumpulan Muhtadin, dan Staf Pengumpulan Valentina.
Dalam paparannya, Kepala Pelaksana Baznas Kota Semarang M Asyhar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh santri maupun asatidz Badko LPQ Kota Semarang yang memiliki kesadaran akan berkah berinfak melalui Baznas.
Dikatakan, Baznas Kota Semarang merupakan lembaga negara non struktural yang dibentuk oleh pemerintah yang memiliki tugas untuk mengumpulkan, mendistribusikan, dan mendayagunakan serta melaporkan dana zakat, infak, dan sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kota Semarang.
“Alhamdulillah setiap tahunnya kami selalu diaudit keuangan. Hal ini akan terus menumbuhkan kepercayaan dari masyarakat bahwa Baznas Kota Semarang sebagai tempat yang tepat untuk membayar zakat, infak, sedekah, dan DSKL di Kota Semarang,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, sesuai regulasi yang berlaku Perbaznas 2/2016 dana yang disetorkan, mengingat UPZ Badko LPQ sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian, sehingga akan disalurkan kembali sebesar 70 persen dari dana yang dihimpun, dan rencananya akan disalurkan untuk program wirausaha produktif bagi asatidz.
Ketua UPZ Badko LPQ Kota Semarang H Abdul Jawad menyampaikan terima kasih kepada Baznas Kota Semarang yang memberikan payung hukum dengan dibentuknya UPZ Badko LPQ Kota Semarang.
“Disamping itu kami juga diberikan kepercayaan sebagai UPZ dengan tugas pembantuan pendistribusian. Perlu kami sampaikan pula bahwa asatidz ini merupakan salah satu ashnaf fii sabilillah yang bisa diberdayakan untuk meningkatkan ekonomi keluarga melalui program ekonomi produktif. Tahun kemarin, kami seleksi dan ikut menyalurkan kepada 23 penerima manfaat usaha produktif bagi asatidz. Insya’Allah tahun ini meningkat menjadi 50 penerima manfaat atau bahkan lebih,” bebernya.
Untuk itu, pihaknya juga siap mendukung Baznas Kota Semarang dalam gerakan berkah berzakat yang digalakkan Baznas. Tentunya perlu juga untuk disosialisasikan manfaat berzakat, infak, dan bersedekah melalui Baznas Kota Semarang kepada asatidz dan santri.
“Selain menjadi ladang pahala, manfaat yang akan diterima jauh lebih besar untuk peningkatan kesejahteraan asatidz melalui program usaha ekonomi produktif,” tandasnya. (aro) Editor : Agus AP