Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Nyeri Leher dan Punggung Semakin Sering Terjadi di Era Digital?

H
Penulis: H. Arif Riyanto❯
Peningkatan kasus nyeri leher dan punggung saat ini tidak hanya terjadi pada kelompok usia lanjut, tetapi juga pada usia produktif, bahkan remaja.
Peningkatan kasus nyeri leher dan punggung saat ini tidak hanya terjadi pada kelompok usia lanjut, tetapi juga pada usia produktif, bahkan remaja.

Advertisement

RADARSEMARANG.ID—Perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat bekerja, belajar, dan beraktivitas sehari-hari. Namun di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul masalah kesehatan yang semakin sering dikeluhkan, yaitu nyeri leher dan nyeri punggung.

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, laptop, atau smartphone tanpa menyadari bahwa kebiasaan tersebut dapat memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang. Dalam jangka panjang, kondisi ini berpotensi menyebabkan gangguan muskuloskeletal yang memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas.

Para ahli kesehatan menyebut bahwa peningkatan kasus nyeri leher dan punggung saat ini tidak hanya terjadi pada kelompok usia lanjut, tetapi juga pada usia produktif, bahkan remaja.

Advertisement

Hubungan Gaya Hidup Modern dengan Kesehatan Tulang Belakang

Tulang belakang dirancang untuk menopang tubuh sekaligus menjaga keseimbangan dan fleksibilitas gerakan. Namun, kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang aktivitas fisik, dan posisi tubuh yang tidak ergonomis dapat mempercepat munculnya berbagai keluhan.

Beberapa faktor yang sering menjadi penyebab masalah tulang belakang antara lain:

Advertisement

  • Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam
  • Menunduk saat menggunakan smartphone
  • Kurangnya aktivitas olahraga
  • Postur tubuh yang buruk
  • Kelebihan berat badan
  • Cedera olahraga atau kecelakaan

Pada tahap awal, keluhan biasanya hanya berupa rasa pegal atau tidak nyaman. Namun jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Gejala yang Sering Diabaikan

Banyak orang menganggap nyeri leher atau punggung sebagai masalah biasa akibat kelelahan. Padahal, beberapa gejala berikut dapat menjadi tanda adanya gangguan pada tulang belakang yang memerlukan evaluasi lebih lanjut oleh seorang Spine Doctor:

Nyeri yang Berulang

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dinas Pendidikan Grobogan dan MPD Universitas Muria Kudus Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Adaptif di Era Digital

Dinas Pendidikan Grobogan dan MPD Universitas Muria Kudus Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Adaptif di Era Digital

Seminar Pendidikan bertema “Transformasi Kepemimpinan Pendidikan dalam Era Digitalisasi untuk Pendidik Adaptif dan Berdampak” digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan dan Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana UMK.

Literasi Informasi Jadi Kebutuhan Mendasar Bagi Masyarakat

Literasi Informasi Jadi Kebutuhan Mendasar Bagi Masyarakat

Bupati Demak dr Eisti'anah saat membuka acara menyampaikan, era digital seperti sekarang ini perlu adanya pembekalan literasi informasi bagi warga. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer