Tanamkan Karakter Religius, SD IT Bina Amal Gelar Semarak Muharram

Artikel Lain

RADARSEMANG.ID, Semarang – Kenalkan tahun baru hijriah, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Bina Amal mengadakan event Semarak Muharram. Tujuannya untuk menanamkan karakter religius pada peserta didik.

Ketua Panitia Semarak Muharram Arif Nurdin mengatakan kegiatan ini pertama kali dilaksanakan setelah dua tahun pandemi. Semua siswa diberikan agenda positif yang bisa membangun budi pekerti yang baik.

“Hari ini puncak acaranya. Tujuannya mengenalkan tahun baru hijirah pada anak-anak, sehingga mereka bisa bangga menjadi muslim,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang saat di temui di kantor SD IT Bina Amal.

Ia menambahkan setelah dua tahun peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), banyak materi praktik yang belum tersampaikan. Sepekan sebelumnya telah diadakan lomba praktik wudhu dan salat yang dilaksanakan di kelas masing-masing.

Baca juga:  Dinas ESDM Jabar Pasang Listrik Gratis untuk 20.000 Keluarga Miskin

“Pandemi kemarin kita tidak bisa menilai secara langsung praktik mereka. Nah saat kegiatan inilah pengajaran yang belum tersampaikan bisa dikejar dan diperbaiki. Jadi kita tahu anak ini kurangnya dibagian apa,” tambahnya.

Untuk kelas 1, 2 , dan 3 ada pengajaran tentang sejarah Nabi Muhammad dan tahun baru hijriah. Pengajaran ini dikemas dengan mendengarkan dongeng lewat gambar. Kelas 4 ada market day special for muharram. Bagi kelas 5 dan 6 di berikan tugas untuk melaksanakan bakti sosial yang dilaksanakan secara berkelompok. Mereka membawa bahan pokok dari rumah yang kemudian diberikan secara langsung kepada masyarakat di sekitar sekolah.

Market day ini secara tidak langsung memberikan knowledge tentang hukum jual beli. Bakti sosial ini juga melatih rasa empati dan ikhlas sehingga siswa bisa bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki,” ungkapnya.

Baca juga:  Hetero Brand Development Branding Ulang 35 Industri Kreatif Jateng

Harapannya kegiatan ini bisa menumbuhkan karakter kesalehan pada peserta didik. Tidak hanya di lingkungan sekolah tapi juga masyarakat.”Goalnya ya itu mereka bisa mengajak anak-anak di sekitar rumah untuk shalat dhuha, mengaji, dan sebagainya,” pungkasnya. (mg14/mg12/kap/web/bas)

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya