alexametrics

BPJAMSOSTEK Ungaran gandeng Kemenag dan Baznas Salatiga Lindungi Pekerja

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Ungaran –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Ungaran bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga dan Baznas Kota Salatiga dengan menggelar sosialisasi UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan memberikan sosialisasi peningkatan kesejahteraan bagi NON-ASN Kemenag Kota Salatiga dan penyuluh KUA se-Kota Salatiga di RM Banyu Bening salatiga, Senin, (13/6).

Kegiatan tersebut diikuti kurang lebih oleh 60 orang, terdiri dari NON-ASN Kemenag Kota Salatiga dan penyuluh KUA se-Kota Salatiga yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS keenagakerjaan Ungaran.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Salatiga, H. Taufiqur Rahman, S.Ag M.Si menyampaikan bahwa BPJS ketenagakerjaan sangat perlu bagi pegawai Non PNS yang ada di lingkungan Kantor kemenag Kota Salatiga, karena dengan adanya BPJS ketenegakerjaan segala riesiko yang timbul baik itu kecelakaan kerja maupun kematian semuanya dilindungi oleh BPJS ketenagakerjaan.

Baca juga:  Buruh dan Polda Jateng Bahas Pelayanan BPJS bagi Pekerja

Dengan tingginya nilai manfaat yang akan diterima bila terjadi resiko seperti kecelakaan kerja, meninggal dunia dan lain-lain, maka sangat penting perlindungan bagi karyawan dan guru non PNS di Lingkungan Kantor Kemenag Kota Salatiga.

“Seandainya terjadi kecelakaan kerja dan sebagainya, maka cukup kita melaporkan dan mengklaimkan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk dimintakan pertanggungan,” terang Taufiqur.

Sementara itu, Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Ungaran, Budi Jatmiko menyampaikan, perlindungan tenaga kerja dimaksudkan adalah untuk menjamin hak-hak dasar para pekerja. Selain itu, jaminan sosial juga berfungsi menjamin perlindungan, serta untuk mewujudkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Dengan jadi perserta BPJAMSOSTEK, Jatmiko melanjutkan, segala risiko yang di hadapi para pekerja di tanggung BPJAMSOSTEK sehingga pekerja bisa lebih tenang dalam menjalani aktivitas.

Baca juga:  Sinergi Polri dan Ormas Islam Bisa Menghambat Gerakan Radikal

“Kalau meninggal ya tentu nanti ahli waris yang akan mendapatkan santunan. Namun untuk kecelakaan kerja yang dalam hal ini membutuhkan biaya perawatan dari Rumah Sakit, tentu peserta bisa langsung mengklaimkan ke kantor BPJAMSOSTEK,” imbuh dia.

Jatmiko menambahkan, ada tahap pertama yang diikutkan adalah dua program, yaitu program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). “Kedepan kita berharap akan diikutkan juga dalam program Jaminan Hari Tua (JHT),” sambungnya.

Jatmiko mengimbau bagi seluruh  NON-ASN Kemenag Kota Salatiga dan penyuluh KUA se-Kota Salatiga agar terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sehingga ada jaminan ketika mengalami kecelakaan kerja, dan jaminan kematian ini. (wan/web/bas)

Baca juga:  Safari Ramadan, BPJAMSOSTEK Ungaran Gelar Employee Volunteering

Artikel Terkait

Menarik

Terbaru

Populer

Artikel Menarik Lainnya